Jumat, 16 Agustus 2013

NEO - FANTASY ISLAND [ Chapter 3 ]

STORY OF NEO-FANTASY ISLAND

CHAPTER 3 : WE ARE FRIENDS !!!
Date : 09-07-3098                                           TIME : 17.40 NPT


Uruha yang di tantang oleh tunangan dari Sylvie ternyata memikirkan hal itu dan sesuatu dalam dirinya bilang kalau dia harus datang dan menghajar laki laki itu , entah apa yang membuat Uruha seperti ini , tetapi ini belum pernah terjadi sebelumnya , Saat bell pulang sekolah berbunyi . Uruha langsung meninggalkan kelas tanpa sepatah katapun

"Hmm....." Uruha meninggalkan kelas

"hey Uruha ...kau mau kemana ???...." Ruki sedang merapihkan buku

"ahh dia itu semaunya ...." Aoi juga sedang merapihkan buku

"hmm ada yang aneh ....dia tidak seperti biasanya ...." kata Ruki yang sok pinter

"apa bedanya -.- dia tetep diam kok ...." Ucap Aoi sambil mengangkat tas nya

"ohh jadi kita langsung ke asrama ?...." tanya Ruki

"ya ....walau aku punya firasat buruk tentang sikap Uruha yang seperti itu ....tapi tidk apa apa lah ....kita duluan saja...." Aoi keluar kelas bersama dengan Ruki


Vox
Fame
Sementara itu Uruha yang menuju ke atap gedung bertemu dengan Sylvie

"Vortex !!!....tunggu ...." Sylvie memanggil Uruha dari belakang

"hmm ???...." Uruha berhenti dan menoleh ke belakang

"kau tidak perlu mengikuti tantangannya ..." kata Sylvie yang memohon

"dari mana kau tau ?...." tanya Uruha

"aku punya banyak informan di sekolah ini ....jadi aku mohon jangan pergi ke atas ...." Sylvie kembali memohon

"hm ...aku akan tetap ke sana ...." Uruha terus berjalan

"baiklah jika itu mau mu ... aku akan ikut ...." Sylvie berjalan di samping Uruha

"untuk apa kau ikut ?....terserah ....aku tak menjamin keselamatan mu ...." Uruha tetap berjalan

"aku bisa menjaga diri ku sendiri ...tak perlu mengkhawatirkan aku ...." Sylvie juga terus berjalan

"........hm ........" Uruha dan Sylvie sudah sampai di pintu untuk ke atap

"Vortex ....apa kamu yakin mau mendatanginya ?...." tanya Sylvie

"iya ...." Uruha memegang pintu itu

"masih ada waktu untuk kembali ... aku mohon ..." Sylvie menahan pintu yang hendak di buka Uruha

"aku tidak peduli ...." Uruha membuka pintu itu , Sylvie tidak dapat menahan Uruha ... Mereka ber2 melihat hanya ada 2 orang di atap dan tidak ada Ryu
~?~ ROOF TOP ~?~

"Wahh jadi ini ya orang yang ingin di bunuh oleh tuan Ryuuren ...." Ucap orang yan membawa samurai

"kita harus jalankan tugas dengan cepat ...." Ucap 1 orang lagi yang memakai cakar

"Hm !...." Sylvie sedikit kaget

"dimana bos kalian ???..." dengan tenang Uruha bertanya

"kau tidak perlu tau ...." orang yang membawa samurai sudah bersiap

"ini akan mudah ...." orang yang membawa cakar juga sudah bersiap

"mereka adalah Fame dan Vox ... pembunuh bayaran ....apa apaan ini !? tidak aku sangka Ryu akan bertindak sejauh ini ...." Sylvie terlihat sangat kaget dan agak takut

"ya ... itu benar ...." Orang yang membawa samurai ( Fame ) tiba tiba sudah ada 1m di depan Sylvie dan ingin menusuknya dengan samurai

"cepat sekali ...." Sylvie terkejut

"hm ...." sfx: Depzzzzz...." Uruha menahan pergelangan tangan Fame

"huh !? ...." Ujung pedangnnya hanya mengenai kening Sylvie , Sylvie masih sangat kaget

"lumayan ....tapi tetap saja ....payah " ternyata Vox sudah ada di belakang Sylvie , Vox menodongkan cakarnya di belakang kepala Sylvie

"Hm !!!...." Uruha masih tidak bisa bergerak karena sedang menahan Fame

"kau ini cukup kuat ....tapi ...." Fame membuat pedangnya mendatar dan menebas ke arah Uruha

"Ukh !!!...." Uruha yang tadi menahan tangan Fame sekarang terlempar ke sisi kiri Fame sejauh 2m , baju Uruha sobek dan tampaknya Uruha terluka di bagian tangan dan dada

"Vortex !!!..." Sylvie mau menghampiri Uruha tetapi Vox masih menodong nya

"kau tidak di izinkan untuk membantunya .........Sylvie-sama .... hahahaha ....." Vox tertawa layaknya Psychopath

"wah wah ....ternyata hanya seperti itu saja ya kekuatan mu ?...." Samurai yang di bawa Fame mulai mengeluarkan api

"guh !...." Uruha mencoba bangkit dan Uruha berhasil kembali berdiri

"habisi dia Fame ...." Ucap Vox yang kelihatan sangat gila

"Vortex !!! lari ...!!!...." kata Sylvie yang sangat khawatir

"lari ???...lari kata mu ?...aku tidak akan pernah menyerah walau harus mati ..." Uruha bersiap dan sepertinya memasang stance seperti mengumpulkan kekuatan pada tangan kanannya

"ya ya ....teruslaah berlagak seperti pahwalan ....aku akan menghabisi mu ...!..." Samurai Fame berubah jadi api , Fame berlari ke arah Uruha dan menebasnya secara vertikal

"kena kau ...." Uruha berguling ke kanan dan berhasil menghindari serangan fame

"kau tidak akan lepas Crimson Horn !!!..." Fame mengarahkan pedangnnya pada Uruha dan tiba tiba api di pedangnnya memanjang ke arah kepala Uruha

"cih ....Magic Mist ........" Uruha menunduk dan menghindari api itu , tiba tiba awan di langit kelihatan mendung dan mulai muncul kabut

"kau pikir dapat lolos dengan menggunakan kabut !?..." Fame menebaskan pedangnya ke arah bawah karena mengira ada Uruha

"Fame !...." pengelihatan Vox mulai terganggu karena kabut semakin tebal

"...." Uruha ada di belakang Vox dan sudah dalam posisi ingin meninju wajah Vox

"huh !?..." Vox menoleh kebelakang dan tiba tiba terkena tinju Uruha yang sangat keras , Vox terpental hingga menabrak pagar atap

"Huh !? Vox !? ...." Fame hanya meliha bayang bayang seseorang di belakang Sylvie tetapi seperti bukan Vox

"Vortex ...." Sylvie sedikit kaget

"kau jangan di sini ...." Uruha menarik Sylvie ke pintu tempat mereka masuk

"Vortex ...jangan ke sana lagi ... ayo kita lari ..." Sylvie masih memaksa Uruha untuk lari

"sudah kau tunggu di sini jika mau ... jika kau mau pergi , silahakn saja ....aku akan tetap melanjutkan pertarungan ku ...." Uruha kembali keluar pintu dan kabut di atap mulai menipis ( efek habis )

"haahah !!! hahah !!!..." Vox yang masih terkapar malah tertawa , Vox kembali berdiri
"Hmm jadi jurus mu itu punya jangka waktu ya ...setelah di lihat lihat ....kau ternyata Magician ...hahaha...." Fame juga tertawa dan  meremehkan Uruha

".........." Uruha tetap tenang

"ayo Fame ! , kita haabisi orang ini ...." Vox berlari ke arah Uruha

"mati kau !!!....Crimson Horn ....!!!...." Pedang Fame di arahkan lagi ke Uruha , pedangnnya menjadi api dan memanjang lagi menuju Uruha

"hm !...." Uruha melompat salto ke kiri ( ke arah Vox ) untuk menghindari serangan yang datang dari depan ( serangan dari Fame )

"kena kau !..." Vox melompat juga dan mencoba menyayat Uruha saat di udara

"celaka ...." Uruha menahan serangan Vox dengan menyilangkan tangannya , tangan Uruha terluka dan Uruha terjatuh

"haha..." Vox berdiri di samping Uruha yang terjatuh

"giliran ku Vox !....Crimson Blade " Fame berlari ke arah Uruha , Fame melompat dan menebas dari atas ke bawah ( ke arah Uruha ) , namun tiba tiba sfx: Brusshhhhhhhhh!!! , ada Es yang membentuk perisai menghalangin pedang Fame

"apa !?..." fame terkejut dan melangkah mundur untuk melihat keadaan

"apa ini !? ...." Vox yang ada di samping Uruha terlihat kaget

"ini adalah Magic ...." suara seseorang yang tidak asing

"apa !?...." Vox menoleh ke arah pintu

"kau lihat kemana ?....Heeaaaaaaaaa!!!...." Ruki melancarkan Uppercutnya yang sangat kencang

"aaaghhh !!!......" Vox terpental ke udara setinggi 2m

"haha aku kira kalian ini kuat ...." kata Ruki sambil mengelap tangannya

"sialan kau ....." Vox mencoba bangkit

"hahah ...." Aura hitam berkumpul di tangan kanan Ruki

"Vox !...Inceniatus Sword !...." Pedang Fame berubah menjadi Golem api , Fame dan Golemnya berlari menuju Uruha

"Ayo kita selesaikan ini ..." kata Aoi yang sudah ada di samping Uruha

"ya ....lagi pula kenapa kau datang kemari sendiri ?..." tanya Ruki

"hmm.....maaf...." Uruha menunduk

"tidak usah minta maaf ....kita kan teman ....ayo kita bereskan cecunguk ini ...." Aoi mulai mengeluarkan hawa dingin yang hebat

"yap ....aku tidak sabar ...." Aura hitam di tangan Ruki juga terlihat sudah siap

"Mati kalian ....!..." Fame dan Golemnya sudah di depan mata

"Forst Reaper Edge !....Heah !!!..." Aoi mengarahkan tangannya ke Golem api itu dan tiba tiba ada sebuah sabit terbuat dari es yang menebas tubuh golem itu , tubuh golem itu terpotong

"Shadow bind !...." Ruki mengarahkan tangan kanannya ke arah Fame dan Fame berhenti bergerak

"APA INI !?..." Fame tak dapat menggerakan tubuhnya

"Ini namanya mantra pengikat bayangan ...." Ruki mendekati Fame

"Hah !?...." Fame melihat ke bawah , ternyata bayangan fame mengikat kakinya sendiri

"kau tau ....." Ruki memegang bahu kanan Fame dengan tangan kirinya

"!!!...." Fame ketakutan

"yang mengganggu teman kami , akan aku hajar sampai ke bulan ...terima ini !..." Ruki memukul wajah Fame dengan sangat keras hingga fame terbentur ke tanah

"~ Suara alunan Seruling terdengar~"

"Hm !? ....suara ini !..." Sylvie yang menonton menyadari sesuatu

"ah ada suara seruling...." Ruki melihat sekitar tetapi tidak ada orang

"dari mana asalnya ?...." Aoi juga melihat sekitar

"Kalian !....LARI !!! ....." Sylvi berteriak dari pintu

"huh !?....." Aoi masih tidak mengerti apa yang di bicarakan oleh Sylvi

"ini ....Ayo semua! kita harus lari ...." Ruki mulai kehilangan kesadaran

"ini yang nama nya kekuatan nada dan seni ....." Suara yang sudah tidak asing lagi terdengar sedang menaiki tangga

"uh !...aku tidak bisa bergerak ...." Sylvi seperti terikat

"maaf aku harus menguncu mu Sylvi ..." Ryuu tiba tiba ada di belakang Sylvi dan menghampiri Ruki , Aoi , Uruha

"Dia ...." Uruha makin kesal dengan keadaan ini


"maaf tapi kalian semua akan aku habisi...." Ryuu kembali meniupkan serulingnnya

"aaghh !!!...." Uruha tiba tiba kehilangan pandangannya

"Apa ini ....!?...." Aoi juga kehilangan pandangannya

"...." Ruki hanya diam

"yah ...aku pikir kalian kuat tetapi ternyata hanya seperti ini .... hahah....dan kau .... jangan sombong ....ingat lah kau tidak sederajat dengan keluarga kerajaan ....MAKAN INI ...!..." Ryuu menghampiri Uruha dan memukul wajahnya hingga Uruha terjatuh

"Ughh ,,,," Uruha terkapar tak berdaya

"kau tau .... aku akan melenyapkan orang orang seperti mu ...." Ryuu menginjak injak perut Uruha

"aagghh!...." Uruha terlihat kesakitan

"Ryuu !... hentikan ..." Silvi terlihat sangat tersiksa

"Hmm kalau seperti ini ....."Ruki sepertinya sedang berpikir . Tiba tiba di saat keadaan sedang genting

"Lepaskan mereka...." Tiba tiba ada seseorang di belakang Ryuu yang menodongkan senjata yang sangat besar di belakang kepala Ryuu

"whoa whoa whoa ....apa ini .... ada bala bantuan ...." kata Ryuu sambil tertawa

"ugh...." Uruha sudah mulai bisa melihat karena ekef suling ryuu sudah mulai hilang

"aku bilang ....lepaskan mereka dan kau pergi dari sini ,,,, atau aku akan membuatmu pergi dari dunia ini selamanya...." kata wanita dengan senjata besar itu

"menakutkan juga .... tapi ...." Ryuu mulai memainkan serulingnnya

"Tidak akan aku biarkan !!!....." Ruki melompat ke arah Ryuu dan memukul Ryuu dengan sangat kencang

"ukhhh !!!...." Ryuu terpental karena pukulan Ruki

"Masih belum !!!....ICE HAWK!!!...." Aoi tiba tiba sudah melompat setinggi 5m dan menembakan Es yang berbentuk burung ke arah Ryuu

"aagghhH !!!!...." Ryuu tertimbun di dalam batuan es

"ukh ...." Uruha bangkit dan menghampiri gundukan es itu

"Akan aku habisi dia ....!..." perempuan yang memegang tembakan itu mengarahkan tembakkan nya ke Ryuu

"Jangan !!!...." Sylvie berteriak dari jauh

"Black DESTRUCTOR !!!...." Perempuan itu menembakkan senjatannya

"hm....." Uruha menghalangi tembakan perempuan itu dan menerima tembakkan nya , Uruha terkapar dan mengeluarkan banyak darah

"Huh !...." Aoi dan Ruki sangat terkejut

"Uruha !!!...." Ruki dan Aoi langsung menghampiri Uruha yang terkapar

"Uru !!...." Perempuan itu juga menghampiri Uruha

"Uruha bertahanlah ...." Ruki menepuk nepuk pipi Uruha

"Minggir !...sfx: suara tendangan ...." Perempuan itu menendang Ruki hingga membentur gundukan es

"Ruki !...." Aoi menghampiri Ruki dan membantunnya berdiri

"Uruha aku mohon bertahanlah ...." Perempuan itu memeluk Uruha dengan erat

"....!..." Sylvi masih terheran dan tidak dapat bergerak

"Aoi ... es nya ... Uruha tidak mau Ryuu mati...." Kata Ruki yang menahan sakit

"ohh iya ..." Aoi memegang es nya dan perlahan es itu mencair

".............." Ryuu terkapar dan terlihat sangat kedinginan

"Ruki .... ayo kita tolong Ryuu...." Aoi menghampiri Ryuu

"ya ... perempuan yang di sana sangat berbahaya...." Ruki juga membantu Aoi untuk mengefakuasi Ryuu ke UKS sekolah

"uhh tunggu ...." Sylvi sudah bisa bergerak dan menghampiri Ruki

"Uruha ..." Perempuan itu masih memeluk Uruha . Sylvi melewati perempuan itu

"ada apa Sylvi ....?...." Tanya Ruki

"Aku akan ikut membantu kalian ...." Sylvi , Ruki , dan Aoi membawa Ryuu ke UKS

"kenapa kalian peduli padaku ?..." tanya Ryuu

"karena kita satu sekolah ....tak ada alasan bermusuhan .... seharusnya kita berteman...." kata Ruki sambil menopang Ryuu . Ryuu , Ruki , Aoi , dan Sylvi menuju UKS tanpa memikirkan Uruha

"Beraninya kau menembak URUHA !!!....." datang lagi seorang perempuan berpakaian serba putih membawa sabit yang sangat besar

"White!.... sejak kapan kau bisa ada di sini !?...." perempuan yang serba hitam itu terlihat kaget

"kau sendiri sejak kapan ada di sini ?..." tanya White dengan santai

"Aku sebagai BLACK ROCK SHOOTER ! sudah kewajiban ku untuk mendampingi Uruha !...." kata Black dengan tegas

"ya , tetapi kenapa kau menembakknya !... dasar jalang !!!..." White meluncur ke arah Black dan menebasnnya dengan sabit

"cihh dasar murahan !..." Black menahannya dengan senjata besarnnya . Tiba tiba mereka ber2 menghilang dan bertarung dengan kecepatan yang luar biasa

Setelah beberapa saat bertarung tiba tiba ...



"BERHENTI !!!...." Uruha mencoba untuk berdiri

"eehhh Uruha !!!...." Black dan White langsung terkejut dan menghentikan pertarungan

"sudahlah ..... apa kalian tidak bisa akur ??? Black ....White....." Uruha terluka cukup parah

"bisa tapi ...." Black menodong White dengan senjata

"asalkan dia mati ...." White juga menodongkan senjata

"aku biang sudah cukup .... kalian itu bukan anak kecil kan ?....sudahlah ayo kita pulang ...." Uruha berjalan ke pintu exit

"hmmm iya Uruha....." White dan Black mengikuti Uruha dari belakang



Siapa sebenarnnya mereka ??? ada yang mau tau ???


TO BE CONTINUED


wah wah -.- cewek nya gak ada yang bener

"apa kata mu author ?...." Black menodongkan pistol dari belakang

"kamu akan mati Author !..." White juga menodongkan pistol dari belakang

aku akan kabur -.- , Author bisa teleport...jaa ! *ngilang


"aku yang lebih pantas mendampingi Uruha...." White menodong pistolnya ke Black

"dalam mimpi mu White !...." Black juga menodongkan pistolnya pada White

5 komentar:

  1. kok nggak ada kai dan uruha .,???

    BalasHapus
  2. mksd'ku kok gak ada kai dan reita *maaf salah nama* .,???

    BalasHapus
  3. gomen ., mau request .,
    tolong dong tmbahin karakter tirtagonis elemen udara dengan nama ''SAI'' ., sifatnya baik dan orang nya cool .,
    dan juga nntinya bergabung dengan gengnya ruki aoi dan uruha .,

    mohon kabulin request ku ini yaa ., please .,
    udah seneng banget ama critanya ., sekali lg tolong kabulin yaa ., please ., :)

    BalasHapus
  4. Okehhh ^^
    Reita sama Kai nanti muncul
    tunggu aja chapternya :D

    BalasHapus
  5. sama ., tolong tambahin karakter yang aku sebut td yaa .,

    BalasHapus