Selasa, 28 Agustus 2012

Salah Paham ... [JKT48 Eps.3]


Judul : Salah Paham (_ _|||)
Ini dia lanjutannya :D banyak pertemuan baru XD


 Dan banyak kejadian yang tidak di sangka :D siapa yang akan bertemu dengan siapa :D

lets read it !!!




Pada hari minggu Reita mentraktir Aoi ke sebuah restoran untuk makan sphagetthie karena kalah taruhan begadang :D
Di sana juga ada Stella dan Shania .
Bagaimanakah kejadiannya ? ke TKP !!! :D








Di Restoran Aoi menunggu Reita yang mau mentraktir , tapi Reita belum datang datang juga padahal Aoi sudah lapar dan yang konyolnya lagi Aoi tidak bawa uang sama sekali (?) .

"Yahhhh kemana sihhh nih orang ? koq dari tadi gak dateng dateng ?..." Aoi ngegerutu terus gak bisa diem

"Oihhh maaf lama .... tadi kejebak macet..." tiba tiba Reita datang sambil tertawa tawa

"Macet dari mana??? kan jalan kaki ..." Aoi pasang muka heran

"Itu tadi nolongin nenek nenek nyebrang jalan hhehehe..."

"Udah jangan banyak alesan .... TRAKTIRAN !!!..." teriak Aoi agak kencang sampai seisi restoran menengok ...

"shhhhhtttt  !!!!" Reita langsung membungkam mulut Aoi .

Seisi restoran memperhatikan dan kebetulan Stella dan Shania sedang makan di situ

"Ihh tuh orang bersisik banget sih !...." Shania bergumam seperti menyindir

"hehe biarin lah kan suka suka orang yang mau makan ...." Stella menjawab dengan tenang

"Iya juga ya mereka kan di sini bayar juga ...." Shania ikut slow .

"Yasudah ayo lanjutin ajah makannya ...." kata Stella .

"Oke ...." Shania langsung lanjut kembali makan .

Sementara itu .

"yahhh dompet gue ketinggalan..." Reita panik nyariin dompet .

"serius loe???....entar bayar pake apa???..." Aoi juga ikutan panik karena sudah pesan makanan .

"gue juga gak tau ....yahh matilah kita..." Reita langsung pucet .

Pelayan nganterin makanan ke meja Reita dan Aoi .

"yahh ini makanan udah tiba ..." Aoi juga ikut pucat .

"nyuci piring kita kayanya ..." Reita udah pasrah menerima keadaan .

TRIIIINNGG !!! keluar lampu di atas kepala Aoi ky orang dapet ide ckckckck

"Gue tau harus gimana ...." Aoi yang bangga karena dapet ide langsung berdiri .

"Gimana???...." Tanya Reita yang gk yakin dan gak percaya .

"Kita kan musisi kenapa kita gk ngamen ajah jadi musisi jalanan..."  Jawab Aoi dengan semangat

"Gubrrakkkkk .... Pake otak dong paling dapetnya cuma berapa...?" Reita duduk lagi di bangku dan kembali berpikir ...

"Ahh gue sih percaya diri ....pasti dapet banyak ..." Aoi dengan semangatnya langsung nyanyi dari meja ke meja dengan modal tepuk tangan (wkwkkwk malu maluin ajah nih)

Akhirnya pelayan di Restoran itu mengusir Aoi karena PENGAMEN DILARANG MASUK !!!
Dari luar restoran Aoi melewek kepada Reita

"weee.... gue bisa keluar ...bayar tuh makanan sendiri....hahah" Aoi langsung ngumpet di toko sebrang Restoran pura pura beli sesuatu .

Reita yang panik dan gak tau harus berbuat apa akhirnya mengikuti saran Aoi .
Dia juga jadi pengamen dengan modal tepuk tangan , kali ini dia ke meja Shania dan Stella .

"Furishikiru ... ame no ne ni ...shizumasou na ..." Reita nyanyi

"Kita pergi aja yukk..." Stella berdiri dan mengangkat tasnya .

"iya baiklah ..." Shania juga mengikuti Stella . Mereka berdua meninggalkan Reita yang lagi ngamen , Reita yang panik lagi karena di tinggal mengentikan nyanyian nya dan mau mengejar Stella dan Shania .
Tetapi , saat dia melangkahkan kaki Reita seperti menginjak sesuatu .

"ehhhh dompet !!!" Reita menemukan sebuah dompet dia melihat isi nya dan ada foto yaitu foto Stella ."ehhhh ini kan punya dia .... heyyy tunggu !!!" Reita teriak manggilin Stella dan Shania .

"Itu pengamen kayanya gila deh ... lari aja yuk ..." Stella mempercepat langkahnya .

"Iyya iyya gila kayanya ..." Shania juga mempercepat langkahnya . Mereka berdua pun langsung ke toko sebrang restoran karena Shania mau beli aksesoris so pasti aksesoris cewek .
Shania masuk ke toko dan Stella menunggu di luar .

Aoi yang ada depan toko seperti pelayan saja karena tampilan Aoi itu fashionist , tiba tiba di tanya oleh Shania .

"ehh mbbakk ...baru ya di sini ???..." tanya Shania seperti orang tidak punya dosa (?loh)

"hahh !!!??? gua bukan cewek kali ...." Aoi spontan jawab dengan cepat .

"ohhh cowok ternyata ...hahah maaf ya maaf...." Shania jadi malu karena salah .

"iya sudah gk apa apa , memang banyak yang bilang begitu..." Aoi buka kartu nehh ...

"ohh iya gelang pesanan saya sudah jadi kan mas???..." Shania masih belum tau kalau Aoi bukan pelayan .

"ehhh gue ini bu..." saat Aoi mau menjawab Shania menyela "ohh iya mana nihhh kalung lucu yang kemarin?.." Shania asal sela saja .

Aoi agak menjauhi Shania sedikit demi sedikit tapi tiba tiba ada seorang pelayan yang kebelet .

"ehhh coyyy gua mau ke kamar kecil , titip dulu ya bentar ..." Pelayan itu langsung lari ke toilet dan meninggalkan Aoi

"Whhatttt !!! apa hari ini gue ketiban cicak ? kenapa sial begini ?" dalam hati Aoi berkata .

"ehhh mass ngapain di situ ?... mana gelang saya?..." Shania kembali bertanya sambil memilih milih kalung .

"iya memang gelang seperti apa?..." Aoi mendekati Shania .

"Gelang yang ada bacaan Shanianya ..." Shania mejawab dengan enteng sambil melihat wajah Aoi

"Neeee....." Aoi yang jarang banget di lihat perempuan , apa lagi cantik ky Shania , dia langsung lari ke toilet

"yahhh koq mlah kabur sihhh ... ahh parah..." Shania yang ngambek langsung keluar toko dan menemua Stella .

"kita pulang saja ...." kata Shania dengan sedikit cemberut .

"ada apa sih ? kenapa cemberut begitu ...." kata Stella yang sdikit heran

"ahhh udahlah gpp" Shania langsung menarik tangan Stella dan menyetop taksi .

"ehhh baiklah..." Stella pasrah dan pulang bersama Shania .

Aoi keluar dari toilet dan di tegur oleh seorang pelayan .

"anda temannya cewek yang tadi ya?... ini pesanan dia" Pelayan itu memberikan gelang yang ada ukiran nama Shania nya .

"ehhh saya ..." Aoi gk bisa berkata apa apa karena pelayan itu sedikit memaksa .

Aoi keluar dari toko sambil memakai gelang dan Reita keluar dari restoran sambil menaruh dompet di sakunya pada saat yang bersamaan .

"WOYYYY !!! GARA GARA LOE !!!" secara bersamaan mereka berteriak hingga orang orang memperhatikan ... Karena pada malu jadi Reita dan Aoi langsung kabur lari larian dan guling gulingan (gajelas) dan bertemu di sebuah taman yang tak jauh dari restoran .

"hosh ...hosh..." Reita megap megap karena kecapean lari .

"hosh...hosh...haduhh" Aoi langsung jatuh duduk ...

"kaki gue pegel ...." Reita ikut duduk ...

"hosh...hosh...hosh...." Aoi ky orang asma ajah nihh ..

"ehhh itu gelang siapa?..." Reita nunjuk gelang yang di pake Aoi .

"hah? ohh ini bukan punya siapa siapa ..." Aoi jawab dengan santai .

"lahhh itu ada namanya S.H.A.N.I.A ... kaya nama cewek ? (emang !!!) cewek loe ya? " tanya Reita polos

"yehhh mana mungkin ...." Aoi memalingkan wajahnya .

"ahhh bohong lu ya?...." Reita makin penasaran .

"ahh udahlah ini gelang tuh mau gua kembaliin sama cewek yang punya nya ..." Aoi berdiri sambil membersihkan celananya .

"yaudah kita ke apartemen ajah ... gue juga punya masalah" Reita berdiri juga membersihkan celananya

Mereka berdua langsung jalan menuju apartemen yang gk terlalu jauh .
Sementara itu di taksi  Shania dan Stella .

"yahhh dompetku mana nihhh?..." Stella ngubek ngubek tas tapi gk menemukan dompetnya .

"hahh??? emang tadi kemana?..." tanya Shania .

"aku gak tau sama sekali ... tadi kan cuma di pake pass di restoran ajah ..." jawab Stella sambil mikir .

"wahh jangan jangan pengamen yang tadi itu copet ..." kata Shania sambil megang kepala .

"hahh? yahh udah jauh dong ..." Stella langsung lemes .

"udah gk apa apa biar aku yang bayar taksi nya" kata Shania yang langsung ngambil dompetnya .

"iyya ... tapi kan uang jajanku di situ semua ..." Stella sedikit sedih karena kehilangan dompet .

"hahhh???ya terus gimana?..." tanya Shania yang kasian sm Stella .

"biarin dehh...bukan rezekinya .." jawab Stella seperti orang dewasa (WOW)

"hahah yaudah yaduah ..." Shania menahan tawa .

Shania yang membayar taksi dan mereka kembali ke rumah ...
Di rumah Shania curhat curhatan sama Stella ...
Tepatnya di kamar ...

"aku kesel deh tadi pas di toko aksesoris ..." curhatan Shania ke Stella .

"emang ada apa??? pantesan aja tadi cemberut..." tanya Stella sambil update status di twitter -Dompet ilang-

"itu gelangku yang di pesan gak ada ..." Shania membenamkan wajahnya di bantal .

"ohahaha bukan rezekinya ..." Stella jawab dengan santai .

"perasaan 2 kali deh kamu ngomong begitu ... sekali lagi dapet sikat gigi loh (?) " kata Shania .

"hahha koq sikat gigi? bukannya piring?..." Stella nengok sambil cengar cengir .

"ya biar sikatin mulut kamu biar gk ngomong gitu lagi .." Shania mulai rada ngambek .

"iya maaf maaf kan itu terbawa suasana ...(?gk nyambung)" kata Stella .

"ehhh tapi tadi ada cowok cuco di toko..." Shania langsung ketawa "hahahahahaha" ...

"yehhh girang banget sih ketemu cowok cuco? emang secuco apa sihh?..." tanya Stella .

"secuco anak hamster..." Shania asal jeplak .

"ahaahha asal ajah ..." Stella masih mainin HP .

"akkhh HP melulu nihh ...yang ngomong kan aku bukan HP ..." Shania ngambek lagi .

"hahahaha iya iya maaf ...terus gimana tuh gelang...?" tanya Stella

"hemmm kita ke toko lagi ajah besok ... ya???..." jawab Shania .

"oke ....sekalian kalau ada copet itu bakal aku hajar ..."

"ahh sok berani ... sama kecoa ajah kabur , gmana sama copet ..." Shania ngeledekin Stella .

"yehhh udahlah jangan di bahas aku benci kecoa..." langsung update status lagi -Kecoa _NO-

~o~

Reita dan Aoi yang sampai di apartemen langsung tidur tiduran di ruang tengah...

"hahhhh capek !!!.." Aoi teriak gaje .

wusssss.....beletak !....tiba tiba stik drum mengenai kepala Aoi ."adawww....!!!" teriak Aoi .

"whahahahhahaah..." Reita ketawa ngeliat Aoi yang kepalanya jadi sasaran .

wiiiinngggg.....beletak!.....tiba tiba centong nasi melayang kena kepala Reita ..."aaaaaaaaaaa!!!!..."

"Shhhhhtttt !!!!...." Kai nongol dari dapur dan nunjuk ke sofa ...ternyada ada Uruha dan Ruki yang lg tidur

"ya tapi gak usah pake lempar stik segala..." Aoi meganging kepalanya yang kena stik drum .

"iyya ... benjol nih bisa bisa ..." Reita juga megangin kepalanya .

"dari pada bonyok di pukulin Uru sm Ruki ?..." Kai agak ngancem dengan tatapan sinis .

"ohh iya ya ..." jawab Aoi dan Reita secara bersamaan .

~o~

Hari mulai menjelang malam ...
Para Gazerockers ini sedang berkumpul makan makan di apartemen , tapi Reita malah berdiri di balkon apartemen .

"yahhh ... gimana ya ini dompet???..." Reita melihat lihat dompet yang dia temukan , karena iseng dia membukanya dan manatapi foto cewek (Stella) yang ada di situ .

"Dorrrrrr....!!!" Aoi ngagetin dari belakang .

"Weeee!!! Setan !!!.." Reita langsung reflek menendang Aoi . Tapi untung Aoi bisa menghindar .

"hampir ajah gue di tendang manusia setengah tapir ..." Kata Aoi asal . Tapi Reita gk marah dan hanya diam

"hmm gimana ya?...." Reita merhatiin fotonya lagi . (awas mimisan ngeliatin foto Stella ckckck)

"wihhh foto cewek ... pacar loe ya?..." Aoi berdiri di samping Reita .

"ihhh bukan .... loe kali yang punya pacar ... tuh gelang lu ada namanya ..." Reita nunjuk nunjuk gelang Aoi .

"ahhh ini juga bukan gelang gue dogol..." jawab Aoi dengan santai .

"lahh terus ???...." tanya Reita .

"niiihhh gue ceritain ...." Aoi langsung cerita kejadian di toko aksesoris .

~?~
Sementara itu Shania dan Stella .

"kak ... besok jadi ke tempat itu lagi kan???..." Tanya Shania yang lagi nonton tv .

"iyya jadi ..." jawab Stella yang lagi tidur tiduran di kasur .

"yaudah aku juga sekalian mau ngambil gelang , siapa tau udah ada..." kata Shania .

"oke ...yuk tidur , udah jam 9 nihh nanti kan kita ke sana pagi pagi " kata Stella sambil ngerapihin bantal .

"oke oke ..." Shania langsung matiin tv dan lompat ke kasur ...

"Oyasumi ...." kata Stella dan langsung tidur .

"Oyasumi nee chan ..." Shania juga .

~o~
Aoi selesai menceritakan masalahnya dan Reita juga ikut cerita lumayan lama .
Mereka mulai mengerti masalah masing masing .

"jadi begitu ..." kata Aoi .

"ya gue juga nihh sama kan?..." kata Reita .

"ahh beda , lo mah susah , sial lo dapet masalah gitu ..." Aoi dengan sadisnya asal jeplak .

"parah lu ... temen lagi susah bukannya bantu ..." Reita lemes mikirin dompet yang dia pegang .
Tiba tiba ada suara orang mengunci pintu jendela balkon . cletek ..
Orang nya adalah Kai , Reita dan Aoi yang ngedenger langsung reflek berbalik dan menggedor gedor pintu .

"buka woyy buka !!!" teriak Reita dari balkon .

"buka oyy buka !!! parah lo !!!" teriak juga Aoi . tapi Kai dari sisi yang lain malah menggelengkan kepala sambil joget joget .

"ahhkk ini anak parah nihhh ..." Reita kesel dan makin kenceng gedor gedor pintunya . Kai langsung nunjukin jam tangannya dri sisi lain yang menunjukan pukul 22.00

"wehhhh !!! selama itu kah cerita kita?..." Aoi gak percaya karena gk terasa lama . Kai dari dalam dengan bahasa tubuh menyuruh Reita dan Aoi sujut sujut 3x

"Apa !!!??? Sujut ???..." teriak Reita dari luar . Kai hanya menganggukan kepala .

"wehhh ini penindasan ...! " Aoi ngomong dengan agak kencang . Kai langsung menatap sinis Aoi

"yahh mau bagai mana lagi ?..." Reita mulai berlutut .

"yaa iya dehh ..." Aoi juga . Kai di dalam menahan tawa .

"maaf ..." Aoi dan Reita melakukan sujut yang pertama . Kai masih berdiri di tempat .

"maaf ..." mereka melakukan sujut yang ke 2 . Kai mulai senyam senyum .

"maaf ..." mereka melakukan sujut yang ke 3 tapi sebelum kepala mereka menyentuh lantai Kai membuka kunci dan langsung lari ke kamarnya , dia juga mengunci kamarnya dari dalam .

"wehhhh..." saat Aoi dan Reita bangun Kai sudah ngilang (?)

"heh hilang orangnya ???..." kata Aoi .

"kabur dia ... ayo kejar ..." Kata Reita yang langsung lari ke dalam .

"oke ..." Aoi juga mengikuti . Mereka menggedor gedor kamar Kai .

"hoooyy buka ... ehh anak orang sarap ! buka !..." kata Reita sambil gedor gedor pintu . Aoi gak mau ambil resiko karena dia tau Ruki juga tidur di kamar yang sama dgn Kai . Tiba tiba Ruki membuka pintu .

"berani ganggu tidur gua???..." Ruki dengan tampang yang sangat ngantuk ngomelin Reita . Reita langsung keringetan .

"ehh,,, engga koq engga ..." Reita langsung kabur ke kamar Aoi . (mereka 1 kamar)

~o~

Shania dan Stella bangun jam 7 pagi dan siap siap sampai jam 8 (sedang liburan sekolah)
mereka langsung berangkat ke tempat kemarin . Tapi karena mereka pintar jadu mereka berputar putar untuk melihat keadaan sekaligus mencari pengamen yang kemarin .

"mana ya orang yang kemarin..." tanya Stella sambil jalan di sekitar restoran .

"kak aku ke toko aksesoris ya?..." Shania langsung lari ke toko aksesoris .

"ehh... ehh tunggu ..." Stella takut kalau sendirian ketemu copet . Tapi Shania tetep lari dan masuk ke toko aksesoris .
Aoi dan Reita datang dari arah yang berbeda , Aoi masuk ke toko aksesoris dan Reita berdiri di depan restoran .
Stella yang melihat Reita , mikir mikir.

"copet .. copet ..copet !!!" Stella neriakin copet ke arah Reita sambil nunjuk nunjuk Reita .

"mana mana mana? itu? hajar !" kata warga sekitar .

"waduh gue di bilang copet ..." Reita yang panik mau lari tapi di kepung dan di keroyok warga .
Sementara itu di dalam toko aksesoris .

"nahh itu dia orangnya mbak ..." pelayan di toko menunjuk Aoi yang baru datang .

"makasihh .... ehh loe mana gelang gue?..." tanya Shania ke Aoi yang baru dateng .

"ohh iya nih gelang lu ...maaf ya kemarin gue gak tau apa apa soalnya gue bukan petugas di sini ..." kata Aoi .

"iya gk apa apa yang penting gelangnya ada ..." kata Shania sambil menadah tangan meminta gelang .

"iya nih gelangnya ..." Aoi melepas gelang dan memberikannya kepada Shania .

"makasih ..." kata Shania .

"COPET COPET COPET ...brak !...bruk..brak..bruk !..." dari luar terdengar ramai suara orang .

"ehh ada apa tuh ???...." tanya Shania .

"ayo kita liat ..." Aoi langsung merhatiin keadaan di luar dari balik pintu toko , Shania juga .

"ehh itu ada kak Stella ..." kata Shania sambil nunjuk nunjuk .

"ayo samperin ajah , gue juga mau tau ada apaan ..." Aoi tanpa sadar megang tangan Shania dan jalan bersama keluar .

"kak!!!... ada apa nihh?" tanya Shania yang dateng sama Aoi .

"itu copetnya kena ..." kata Stella sambil ngliatin kerumunan orang yang lagi gebukin copet .
Aoi langsung reflek mencegah kerumunan tambah ramai .

"udah udah !!! udah !!!" Aoi teriak teriak menerobos kerumunan dan ternyata Reita udah babak belur .

"wehhh Reita !!!!..." Aoi kaget ngeliat temennya bonyok .

"udah udah !!!...." Stella juga ikut ikutan ...Shania juga .

"woooo payah payah !!!..." kerumunan langsung bubar .

"loe gak apa apa ?..." Aoi nolongin Reita yang hampir pingsan .

"gue ....aaa.a..." Reita pingsan .

"hah ... kasian juga copetnya ..." kata Stella .

"hah!!!?? ini temen gue , bukan copet , dia emang nemuin dompet lo ! dan mau di balikin ..." kata Aoi sambil ngangkat Reita .

"apa ??? yahh maaf maaf gua gak tau ..." kata Stella yang mulai agak panik .

"yaudah cepet bawa ke RS ayo ayo ..." kata Shania yang ikut panik .

"gak usah... mau gue bawa ke apartemen ..." kata Aoi .

"TAKSI !!!...." Shania langsung nyetop taksi .
Reita langsung di masukin ke taksi Aoi dan Stella di belakang Shania di depan . (Reita dimana?di dudukin?ckckc) .
Mereka sampai di apartemen , Reita di gotong Aoi . Reita di tidurin di sofa ruang tengah . Aoi langsung ngambil kotak P3K , Shania dan Stella juga ikut bantuin .

"udah udah biar gua ajah ..." kata Stella .

"beneran ???..." tanya Aoi .

"iyya ini kan salah gue ..." jawab Stella yang mulai mengelap keringat Reita dengan tisu .

"oke deh gue percayain sama lu ..." kata Aoi yang berdiri dan jalan ke dapur . Shania ngikutin Aoi ke dapur .

"ngapain lu ?..." tanya Aoi .

"mau bikin minum ...boleh kan ? buat temen lu juga koq..." kata Shania dengan lembut .

"hemm ayo bikin ..." Aoi ngasih gelasnya ke Shania .

"duhhhh kasian banget nih orang , gara gara salah paham nihhh .." Stella mulai membersihkan luka dan memperban kepala Reita yang memar .

"minum kakk...." Shania datang bawa 4 minuman . yang 1 air putih hangat 3 lagi es jeruk . (loh ada ajah tuh es)

"makasih dek..." Stella ngambil 2 gelas dan di taruh di meja . Shania malah balik lagi dan membawa 2 minuman .

"ehhh udah tuhhh ..." kata Shania ke Aoi yang lagi duduk di balkon .

"yaudah kalau udah ..." Aoi melihat ke arah luar . Shania tiba tiba duduk di samping Aoi .

"nihhh mau gak ?..." Shania menaruh 1 gelas di depan Aoi .

"makasih ya ..." muka Aoi mulai merah .

"lohhh kenapa muka loe jadi merah begitu ?..." tanya shania .

"ahhh gak apa apa?... cuma karena udara panas mungkin..." speak speak Aoi .

"ahahah lucu ya loe ...." Shania ketawa tawa sambil minum dan keselek ... "uhuk uhuk ..."

"ehh loe gak apa apa?..." Aoi nepuk nepuk punggung Shania .

"emmmm gak apa apa ..." Shania yang berhenti batuk sambil ngeliatin wajah Aoi juga mukanya jd merah .

"ehhhh...maaf maaf ..." Aoi menyingkirkan tangannya .

Shania mengambil kertas bon belanjaan di kantongnya dan pulpen dari tasnya ,
Shania menuliskan no HP nya dan no Stella di kertas itu dan di berikan ke pada Aoi .

"ehhhh ini buat apa ...?" tanya Aoi .

"kalau itu temen loe kenapa kenapa sms ajh ke gue atau Stella , ini kan gara gara kita .." kata Shania

"haduh... jadi ngerepotin nihh...maaf ya maaf..." kata Aoi yang mukanya merah lagi .

"hahaha gk apa apa koq gk apa apa ..." Shania ketawa ketawa lagi ..."hah hahah "
Reita mulai sadar dari pingsannya .

"ngghhhh...." Reita membuka matanya .

"akhirnya sadar ...." kata Stella yang langsung seneng .

"ehhh loe siapa ?..." tanya Reita .

"gue Stella , yang punya dompet .

"hah !!!???..." Reita langsung duduk . dan merogoh saku celananya mengambil dompet .

"ehhh jangan bangun dulu ..." kata Stella yang megangin badan Reita .

"ini punya lu ... gua gk apa apa koq ..." kata Reita sambil memberi Stella dompet .

"emm maaf ya gue salah paham sama lu sampai lu jadi babak belur begini ..." Stella menundukan kepalanya .

"udah ...gk apa apa , gue udah ngerti koq ..." kata Reita .

"boleh gue tau nama lu?..." tanya Stella sambil menatap wajah Reita .

"heh ....Re...Re...ita , kalau di ijazah Suzuki Akira , kalau di KTP juga , SIM juga ." Reita langsung salah tingkah .

"hehhe lucu ya ...gue panggil Reita ajah ..." Stella mulai senyum .

"heeehhh...." Reita pingsan lagi . (gubrak!!!! parah banget malah pingsan -,-)

"ehhh malah pingsan ....duhhh Shania mana sih ?" kata Stella sambil tengok kanan kiri . Stella nyari kedapur dan ngeliat Shania lagi ber2an sama Aoi dan bercanda canda .

""iyya abis loe kaya cewek waktu di toko ..." kata Shania ke Aoi .

"yehh gue tuh cowok maco nihh ky gini ..." kata Aoi bercanda ke Shania .

"hehh !!! Shania ayo pulang , udah mulai sore ... oh iya temen lu tadi udah sadar eh malah pingsan lagi ..." kata Stella .

"iyya nanti gue yang urus ..." kata Aoi .

"heheh gue pulang ya Aoi ...makasih ..." Shania berdiri dan menghampiri Stella .
mereka ber2 berpamitan dan meminta maaf pada Aoi .
Reita masih dalam kondisi pingsan .

"haduh haduh.... ngerepotin ajah " kata Aoi .

Aoi merapihkan apartemennya dan merawat Reita .



TO BE CONTINUE


Next Story ....
Judul : Fall In Love
gimana ya ceritanya ? baca ya di cerita selanjutnya :D
bubey ....hahahaha

Reita : WOYYYY PENULIS !!!!

me: ape???

Reita: gue kenapa di bikin bonyok !!!???....!!!

me: seterah gue dong kan cerita gue ,,, masalah buat lo?...

Reita: sialan gue di kerjain -_-

me: ckckckck FF (Faktor Face) Faktor muka wkwkwkw.

(tenang ya ini cuma bercanda wkwkwk....)

Minggu, 26 Agustus 2012

HP KU !!?? [JKT48 Eps.2]

















Judul : HP ku !!!???

Ini dia cerita selanjutnya tentang Nabilah yang menemukan HP !








Pada suatu hari , seminggu setelah kejadian Rena nyasar itu .
Nabilah mengajak Ayana untuk mengatarnya Shoping ~ ...
Tempatnya adalah mall yang sama dengan kemarin (semoga gk ada wartawan rusuh lagi :D )
Di saat bersamaan cowok yang kemarin yaitu Uruha kembali berbelanja untuk kebutuhan .
Uruha Bersama temannya yang bernama Kai sedang memilih milih baju karena mereka kekurangan persediaan . (pantes ajah Uruha masih pake jaket yg kmaren :D )
Sama dengan Nabilah yang bersama Ayana juga sedang memilih milih baju .

~o~

"Acchan ini bagus ya" Mengangkat baju yang berwarna putih dengan gambar yang lucu .

"iya kalau memang mau yasudah ambil saja" Sambil milih milih baju yang cocok .

"nahhh itu juga tuh bagus" Nunjuk baju yang di gantung dan mengambilnya .

"Iya bagus" Ayana sepertinya agak risih karena Nabilah pilih baju banyak banget :D

"Oke jadi yang ini , ini , ini dan ini" Nabila mengambil 4 potong baju tapi masih kurang jadi dia milih milih lagi.

"Hmmm ini bagus aku ambil yang ini saja" Ayana mengambil baju yang berlogo Gaze Rock Is Not Dead .

"Ambil saja , aku yang bayar nanti" Dengan semangatnya karena baru di kasih uang :D

"Benarkah? makasih ya , hehe lain kali aku deh yang teraktir" Acchan milih milih baju lagi .


Sementara itu kita liat kondisi Kai dan Uruha

"Loe Inget gak berapa baju yang harus di beli???..." Tanya Kai dengan muka yang agak lesu .

"hmmmm...." Uruha mikir sambil ngitung jari nya ....

"Yahhh gue belanja sama orang agak idiot nih ..." Kai mulai gak yakin kalau ini akan berjalan lancar .

"Nahhh gue inget , butuh 10... Kan masing masing dari kita 2 potong baju ..." Jawab Uru dengan muka polos

"Hah !!!??? 10???..." Ngotot Kai sambil mikir keadaan dompetnya yang udah tipis .

"Iya memang berapa?...yasudah cepatlah..." Uruha langsung mengambil 10 potong baju dan memberikannya pada Kai untuk di bawa ke kasir .

~o~

Saat Ayana dan Nabilah selesai milih milih baju , dapetlah 10 potong baju 6 punya Nabilah 4 punya Ayana .
Yang membayar dan menuju kasir adalah Nabilah karena dia yang lagi punya duit :D  .
Saat di kasir Nabilah berjalan sambil fokus mainin HP nya dan akhirnya dia nabrak si Kai .
Brukkkk....
Nabilah menabrak kai sampai jatuh ....

"Akkkkhhhhh Gimana sih loe !?..." keluh Nabilah dengan wajah yang kesal .

"Gomen... gomenasai ...." kata Kai sambil bangun dan merapihkan belanjaannya yang jatuh .

"ihhh sok jepang dehh..." dengan wajah yang cuek dan tidak peduli Nabilah kembali berdiri  .

"ehh kan loe itu yang nabrak gue makanya kalau jalan gak usah mainin HP..." celetus Kai yang udah bisa bahasa Indo dan Bahasa Gaul ....

"Masalah buat lo?...." Nabilah yang kesal langsung meninggal kan Kai dan membayar di kasir .

Uruha yang gak bisa diem akhirnya muter muter dan tiba tiba bertemu dengan Ayana .

"ehhhh kamu kan ... ?" Acchan coba mengingat nama Uruha .

"watashi namae wa Uruha " sambil membungkuk ala orang jepang .

"ahhh iya iya aku ingat akhirnya heehehe..." sambil tersenyum dan sdikit menahan tawa .

Tiba tiba Kai datang menghampiri sambil pasang wajah lesu ...

"Kaeru ...(Pulang)" celetus Kai yang sedang kesal karena di tabrak cewek . (Di tabrak Nabilah koq kese =.=?)

"cotto matte ..." Dengan muka yang agak melas Uruha memohon kepada Kai.

"iya nanti saja , kenapa buru buru..." kata Ayana sambil tersenyum ramah .

"yaudeh gue tunggu" Kai langsun jongkok dengan wajah cemberut .

"lohh bisa bahasa indonesia juga toh???..."  kata Ayana yang agak kaget .

"Iyya gue kan udah 2 kali ke indonesia jadi gue udah mulai terbiasa" kata Kai dengan wajah jutek .

"baguslah kalau begitu jadi temen loe yang satu ini gak repot" kata Ayana sambil menunjuk Uruha

"haaa?????......" Uruha pasang muka heran seperti Rena saat di ajak ngomong B.indo .

Nabilah datang dengan membawa belanjaannya kali ini tidak sedang mainin HP .

"Acchan ini dia sudah di bayar" kata Nabilah dengan semangat , tapi saat melihat Kai wajah nya langsung berubah jadi judes ..

"Makasih ya Nabilah" Ayana mengambil belanjaannya .

"Ehhh loe lagi...." Kai langsung berdiri dan menarik tangan Uruha "Kita pulang ,,,,"

Kai langsung menyeret Uruha dengan sadis karena tidak mau ada masalah dengan Nabilah lagi .

"yahhh dia pergi ..." kata Ayana yang kurang semangat .

"emang yang tadi itu siapa sih???belagu banget tuh orang..." pekik Nabilah dengan wajah yang kesal .

"yasudah nanti aku ceritakan di rumah ... ayo kita pulang" Ayana langsung jalan ke arah pintu exit .

"iya deh iya...." Nabilah mengikuti Acchan .

~?~
Di jalan Uruha menanyakan banyak hal kepada Kai , tanpa basa basi Kai memberikan Kamus Gaul B.indo ke Uruha (emangnya ada kamus yang begitu ???)
Sesampainya apartemen Kai dan Uruha mau membuka pintu apartemen tapi ternyata terkunci (?) .

"yaahhhh di kunci...." pekik Kai kesal .

"ohhh jadi Watashi itu Gue atau Aku..." Uruha ngelantur sambil belajar dari kamus .

"akhhhh hari ini hari yang sial !!!...." Kai teriak teriak gak jelas .

"Udah dari pada kesel kesel lebih baik bantu gue belajar...." Dengan santainya Uruha berbicara bahasa Indo.

"Tuh loe udah bisa !..." Kai menaruh belanjaannya di depan pintu .

"ohhahaha ternyata gampang ya hahahah..." Uruha senang karena kamus ini ajaib bisa langsung instant bisa
bahasa indo :D   .

Kai melihat keluar jendela dari atas apartemen dan melihat sebuah lapangan fustal yang sepi tetapi ada bola di dekat tiang .

"Dari pada kita nungguin yang laen mending kita main bola....mau gak?..." kata Kai yang membujuk Uruha

"ohhh ide bagus tuh , oke deh..."

Mereka langsung OTW ke lapangan futsal di dket apartemen .

Karena lapangan itu sepi dan tidak ada orang yang melihat Kai dan Uruha bermain bola dengan semangat .
Uruha menaruh tasnya di bangku yang berada di samping lapangan dan Kai juga menaruh belanjaanya .
Saat sedang asik dan seru bermain tiba tiba HP Kai yang berada di tas Uruha berbunyi .

"oit tunggu tunggu... "#Beletak# kepala Kai terkena bola yang di tendang Uruha .

"ehhh maaf maaf ..." Uruha sedikit panik karena takut Kai marah , tetapi Kai malah langsung berlari ke arah bangku dan mengambil HP nya dan juga mengangkat telpon nya .

"Haloo....???..." Tanya Kai dengan sopan tapi terdengar suara berisik 3 orang yang rebutan ngomong , Kai langsung saja menutup teleponya dan asal menaruhnya lalu kembali bermain bola dengan Uruha .

Hari semakin sore dan tiba tiba ada yang memanggil mereka berdua dari kejauhan .

"HOOOOYYY !!!..." Teriak seorang cowok dari sebrang jalan , memakai Nose strap(seperti penutup hidung) dengan kulit putih dan rambut pirang harajuku gitu .

"Apa!?...." Teriak Kai dari lapangan ....

"Reita-san !!! ayo ikut main !!!..." Dengan semangat Uruha mencoba mengajak Reita (cowok itu namanya Reita) .

"EHhhh Pulang !!! Ruki dan Aoi udah nunggu dari tadi !!!...." Balas teriak Reita .

Kai mengambil belanjaan dan tas bersama Uruha dan langsung menuju apartemen bersama Reita .
Sesampainya di apartemen Kai dan Uruha di marah marahi sama Ruki , Reita , Aoi karena tidak ada di rumah saat mereka pulang (lohhh bukannya tuh 3 orang ya yg pergi ? =-= ? )

~o~
1 Jam kemudian tepatnya Jam 7 Malam Nabilah yang menaiki sepeda melintas di lapangan futsal dan mendengar bunyi handphone ....
Nabilah mencari cari dari mana datangnya suara itu tapi tidak ketemu .
saat dia duduk di bangku dekan lapangan futsal tiba tiba ada yang bergetar dan berbunyi di bawah bangku.

"HAAA !!!" Nabilah kaget karena menemukan Hp nganggur di bawah bangku , Nabilah langsung pulang dengan perasaan takut karena membawa hp orang .
Saat di rumah dia ngotak ngatik hp itu .
Kai yang mencari cari Hp di tas Uruha mulai panik karena hp nya tidak ada.

"Eh hp gue ilang..." kata kai dengan keringat dingin .

"yang bener loe???..." jawab Uruha panik .

"yahhh gimana nih??? Uru pake hp loe dulu..." kata Kai .

"Hp gue kan HP jepang jadi gak bisa , gk ada sinyal tuh ..." Jawab Uruha sambil nunjukin HP nya .


Ruki Dan Reita sudah tertidur pulas di sofa seperti anak kucing ...
yang masih bangun hanyalah Aoi jadi , Kai menghampiri Aoi memegang tangannya dan matanya mulai berair..

"nahh lohhh ...ada apa nih???..." Aoi mulai panik karena takut .

"Aoi ... tolong telepon HP gue dong ... ya ? ya ? ya?" Kai memohon seperti anak kecil yang kehilangan celananya (?) loh ...

"Udah tolongin ajah dari pada bonyok..." celetus Uruha yang bersender di dinding . Kai langsung melirik Uruha dengan tatapan sinis ...

Sementara itu di rumah Nabilah .

"Ini hp siapa sih??? ahhh gak penting banget ..." kata Nabilah sambil mencari kontak Ayana di HPnya . Nabilah menelepon Ayana .

"Halo assalamualaikum .... Acchan???..." kata Nabilah dengan sopan .

"iyya waalaikumsalam ... ada apa???..." Tanya Ayana dengan sedikit heran karena tidak biasanya Nabilah telepon malem malem .

"bisa dateng ke sini gak? nginep deh disini..." kata Nabilah lagi dengan sdikit buru buru .

"iyya iyya sebentar , kamu tunggu ya , bye..." Ayana menutup teleponya dan bergegas ke rumah Nabilah yang tidak terlalu jauh ,

~o~
10 menit kmudian Ayana datang ke rumah Nabilah dan langsung di ajak ke kamar .
di kamar Nabilah menceritakan semua kepada Acchan .

"ohhh jadi begitu ...." Kata Ayana dengan sedikit senyuman ...

"jadi gimana dong???.... mau di apakan hp ini...?"  tanya Nabilah yang agak panik .

"Ya kita cari yang punya dulu saja , atau kita tunggu , siapa tau ada yang telepon..." jawab Ayana dengan tenang .

"Oke deh ...." Nabilah agak semangat karena masalahnya akan selesai ...

2 Jam kemudian .....

"mana nihh!!! gk ada yang telepon ,,, gue buang ajah nih HP.." Nabilah melempar Hp ke kasurnya .

"sabar sabar ...." Ayana mengelus kepala Nabilah .

Tiba tiba Hp itu berbunyi keras dan bergetar ...
Nabilah langsung mengankat telepon itu ...

"Halo..." Kata Kai dari telepon

"Halo juga , ini yang punya hp ya?" Jawab Nabila .

"iya ...suara loe kaya gue kenal..." dengan sedikit heran Kai berkata

"suara loe juga ..." kata Nabilah .

"Oke sekarang dimana Hp gue???..." tanya Kai dengan agak sinis .

"Di rumah gue lah , untung belum gue jual..." Nabilah agak nakut nakutin Kai

"ehhh jangan di jual plisss ...." Kai memohon ...

"Trus????...." Nabilah masih memikrikan siapa yang punya hp

"Balikin ke gue ...." Kai memohon dengan sangat ...

"gimana caranya ????"

"di mana loe nemuin HP gue? apa lo copet?"

"APA!!!??? yaudah gue jual..." Jawab Nabilah dengan nada tinggi .

"ehhh iya maaf maaf cuma bercanda..."

"gue nemu di bangku dekat lapangan futsal"

"Yaudah besok kita ketemu di sana.."

"Oke deh" Nabilah langsung menutup teleponya .

~o~

Keesokan harinya Nabilah berangkat ke tempat dia menemukan Hp dengan sepeda dan bertemu dengan Kai ...

"Eh loe lagi !" kata Nabilah dengan nada tinggi .

"Eh loe juga .... ngapain loe di sini...?" Tanya Kai

"Bisnis" dengan juteknya Nabilah berbicara

"gak etis banget bisnis di pinggir jalan ...." celetus Kai yang memalingkan wajah .

"Ihh biar dong .. masalah buat lo?..."

"gila dasar..."

"Loe sendiri ngapain di sini?" Tanya nabilah .

"gue lagi nunggu orang ...." jawab Kai yang engga nengok ke Nabilah .

"gk etis banget loe nunggu orang di pinggir jalan ..." Nabilah pake kata kata Kai

"Ihh biar dong ... masalah buat lo???" kata Kai yang juga ikut ikut kata kata Nabilah .

Merekapun terdiam selama 5 menitan di pinggir jalan .
Akhirnya mereka berdua bicara bersamaan .

"MANA SIH ORANG YANG GUE TUNGGU !!!??" teriak kedua orang itu secara bersamaan ...

"lohh??? nunggu siapa loe???" tanya Kai

"nunggu orang lah ...gue mau balikin Hp ..." jawab Nabilah dengan cuek

"ohhh itu HP gue , gue orang nya... "

"ohhh yaudah nih HP lu ..." Nabilah naruh Hp nya di bangku dan langsung pergi dengan sepedanya , Kai mengambil Hp nya dan berusaha mengejar Nabilah

"Nee !!! Chotto !!!" Kai yang mengejar Nabilah tapi Nabilah tidak peduli dengan Kai dan terus menggoes sepedanya ...

"Arigatou!!! ARIGATOU GOZAIMASHITA ONNA-CHAN !!!" Teriak Kai yang berhenti karena capek mengejar . Nabilah menghentikan sepedanya dan nengok ke arah Kai . Kai tersenyum tapi Nabilah tetap tidak peduli dan langsung pergi meninggalkan Kai .

Bersumbang ... XD

[ Kai : Jadi cewek jutek banget sih mbak ]
[ Nabilah : kapan gue jadi mbak loe!!! ] ingat ya ini hanya cerita , gak nyata koq ehehehhe


TO BE CONTINUED !!!

Sabtu, 25 Agustus 2012

Pertemuan (ficstory) [JKT48]

Kali ini saya akan bikin cerita tentang JKT48
Ingat ya ini cerita fic yaitu hanya cerita buatan :D
Have Fun Reading

Judul :  Pertemuan












Seperti yang kita ketahui JKT48 adalah sister group dari AKB48 audisi untuk membentuk Idol Group ini sangat ketat dan sangat sulit terpilihlah ke 27 cewek yang terbentuk menjadi JKT48 tetapi seiring berjalannya waktu sekarang JKT48 hanya 24 orang .
Ini dia kisahnya

Pada suatu hari Cleo , Rena , Ayana , dan Melody jalan jalan di sebuah mall di Jakarta

"Ehh aku laper nihhh..." Celetus Cleo sambil memegang perutnya .
"Aku juga ... bagaimana kalau kita ke AW dulu..." Jawab Melody dengan wajah yang semangat (cantik kan wajahnya :D)
"Ahhh aku mau cari cari sepatu sama Rena..." Sambil jalan Ayana sambil menarik tangan Rena ke tempat jual sepatu .
Rena cuma bisa ikutin Ayana karena dia kan masih belum begitu mengerti tempat dan bahasa indonesia . Merekapun terbagi menjadi 2 , Cleo bersama Melody mencari makan sedangkan Ayana dan Rena mencari sepatu ...

"Nee chan ..." Rena memanggil Ayana dengan suara yang kecil
"Naze ???..." jawab ayana dengan muka sedikit heran tapi tetap fokus memilih sepatu
"I want doll" jawab rena dengan wajah manja yang imut sambil menunjuk toko boneka yang ada di sebrang toko sepatu  (yaampun rena chan dah imut dari dulu kale)
"Ya kalau kau mau sana tapi hati hati ya jangan jauh jauh" Jawab Acchan sambil milih-milih sepatu
"arigatou nee chan" Rena langsung berjalan ke toko boneka itu
~o~

Saat Rena sedang memilih milih boneka dia melihat sebuah boneka Panda berwarna putih memakai kaca mata hitam (ada ya yg bgtu?)  tapi ternyata harganya mahal banget . Rena tidak jadi memilih boneka itu dan kembali milih milih , tanpa di sadari ada artis lewat yaitu Syahrini jadi rame banget wartawan di situ . Rena sedikit bingung dan panik melihat kerumunan orang seperti itu .
Ayana coba buat cari Rena tapi tidak ketemu dan merekapun terpisah .

"Acchan !!! Acchan !!!" teriak teriak Rena nyariin Ayana di tengah kerumunan orang tapi tetap gk ketemu.  so mereka terpisah dan Rena nyasar :D

~o~
Rena muter muter nyari Ayana tapi tetep gak ketemu , di saat sedang cari cari ada seorang cowok yang nabrak Rena . Cowok ini berambut panjang dan japanese japanese gitu , dia memakai jaket hitam dengan bacaan DISORDER seperti foto di atas :D

"uhhh....maaf maaf" .... meminta maaf dengan lembut pada Rena .
"iyya tidak apa apa" (langsung ajah ya di translate ke indo , dari pada pake B.Jp ribet saya :D) jawab Rena .
"loe gak apa apa?.." tanya cowo itu dengan suara yang cool .
"ngghhhh...." Rena sedikit bingung mau jawab apa tapi tetap dia tidak apa apa koq .
"kenapa?apa aku menakutimu?..."sambil garuk garuk kepala tapi tidak membuka hood jaketnya .
"aku gak apa apa....kamu sendiri ga apa apa...?" Rena masih memperhatikan wajah cowok itu dan sedikit membayangkan rambutnya bila tidak memakai hoodie jaket itu .
"aku gak apa apa ... kamu orang jepang ya?..." basa basi cowok itu biar gak kaku .
"iya, namaku Rena Nozawa salam kenal..." Rena berkenalan sambil membungkukan badan ala orang jepang.
"kita sama , kamu sedang jalan jalan?..." Tanya cowok itu sambil tengok kanan kiri .
"iya tapi aku terpisah dari temanku" Rena menjawab dengan wajah yang sedih sambil menundukan kepala .
"hah? aku juga tersesat aku tidak mengerti tempat ini karena aku juga dari jepang tapi , ayo kita cari sama sama..." dengan sedikit senyuman cowok itu mengajak Rena .
"baiklah..." Rena jadi sedikit tenang tapi Rena juga takut kalau cowok itu orang jahat .

~o~
Sementara itu Ayana yang sedang berusaha melewati kerumunan wartawan akhirnya berhasil sampai ke toko boneka , dia mencari Rena tapi Rena sudah lebih dulu pergi mencarinya , jadi ketuker dah saling cari mencari .
Ayana langsung menelpon Cleo dan Melody dan memberitahukan kalau Rena hilang .
Pertama sih Cleo dan Melody agak panik tetapi ide bagus muncul di otak Melody .
Melody menyuruh Ayana untuk berkumpul di Pusat Bantuan di dekat pintu masuk Mall.

"kak Rena hilang !..." dengan wajah yang panik Ayana menyatakan itu pada Melody
"Yasudah kita minta bantuan ke mas mas di situ aja..." jawab Melody dengan menunjuk seorang pegawai yang memegang mic.
"aku akan muter muter cari dia , kasian dia kan gak tau daerah ini..." Cleo langsung pergi mencari Rena .
"hiks ... hiks..." gak tau kenapa Ayana menangis . (ya pasti karena panik lah -_-")
"udah udah jangan nangis , aku tanya sama petugasnya dulu" Melody menghampiri pegawai itu .
"iya ...." Ayana sadar akan sesuatu , dia langsung mengambil hp nya dan menelpon Rena .
......................ternyata hp Rena tidak aktif ...

~o~
Saat Rena sedang berjalan dengan Cowok itu tiba tiba terdengar suara .
"Panggilan untuk nona Rena Nozawa , Di tunggu di pintu masuk" Suara pegawai di pusat bantuan dengan menggunakan mic untuk mencari Rena.
Tapi Rena sadar tapi karena tidak mengerti bahasa indonesia jadi Rena tidak memikirkannya .
Selang waktu 5 menit kembali terdengar tetapi dengan Bahasa Inggris .
"For Miss Rena Nozawa is called to the entrance"
Rena langsung sadar dan menjelaskan kepada Cowok yang jalan bersamanya .

"ahh panggilan itu untukku ... kita harus ke pintu masuk sekarang....!" Rena menarik tangan cowok itu dan menuju pintu masuk Mall .
"ehh tunggu tunggu" pasrah cowok itu di tarik oleh Rena ...

~o~
Di tengah jalan Cleo berhasil menemukan Rena

"Rena !!!" teriak Cleo dari kejauhan sambil berlari ...
"Cleoo......" Rena langsung melepas tangan cowok itu dan langsung memeluk Cleo ...
"Syukurlah kamu gk apa apa" Cleo agak lega karena anak orang gak jadi ilang :D
"........" cowok itu hanya diam dan sedikit heran .
"itu siapa???..." Tanya Cleo pada Rena .
"dia yang menolongku sampai ke sini (pake B.Jepang seharusnya :D) " dengan muka polos Rena menarik tangan cowok itu lagi .
"ehh ... uhh .... hai ..." Cowok itu agak grogi ternyata .
"sudahlah yang penting kita segera ke pintu masuk , ayo cepat" Cleo berjalan ke pintu masuk di ikuti Rena dan si Cowok itu .

~o~
Sesampainya di pintu masuk ...
"Rena !!!" Teriak Ayana yang langsung berlari dan memeluk Rena dengan wajah agak merah karena menangis .
"Acchan , maaf ya aku tadi nyasar..." Dengan polosnya Rena berbicara , tapi dia juga merasa bersalah .
"Sudahlah lupakan yang penting kamu gk apa apa...." Ayana tersenyum sambil menghapus air mata nya .

Si cowok cuma diam saja , Cleo menghampiri Melody dan menariknya berkumpul .
Saat semuanya berkumpul Rena memberi tau kalau cowok ini juga butuh pertolongan karena dia juga tersesat .

"kakak tolong bantu temanku , dia juga tersesat ...." sambil memegang tangan si cowok itu dengan erat Rena memberitau kepada Melody .
"ya baiklah aku akan bicara lagi sama petugasnya , ayo ikuti aku..." Melody jalan kearah petugas dan cowok itu pun mengikuti .

Melody kaget dengan nama dan cara bicara orang itu , karena ternyata namanya adalah Uruha dan dia tidak bisa berbahasa Indonesia .
Otomatis Melody memanggil Ayana untuk membantunya dan menjelaskan apa yang di katakan Uruha .
Ternyata Uruha itu sedang berlibur di Indonesia bersama 4 orang teman lainya tapi terpisah di sini saat ada kerumunan wartawan sama seperti Rena .
Ayanapun yang berbicara dengan mic untuk mencari teman teman dari Uruha .
Setelah berbicara Ayana menanyakan banyak hal pada Uruha sambil menunggu , tapi yang lainya meminta untuk pulang jadi Ayana gak bicara banyak deh sama si Uruha ini .
Para cewek itu berpamitan pada Uruha yang masih menunggu teman temannya .
Saat cewek cewek itu masuk ke mobil , Rena masih memperhatikan Uruha yang menunggu teman teman nya dari dalam mobil dengan perasaan sedikit khawatir.
Saat mobil cewek cewek itu pergi baru akhirnya Uruha bertemu dengan teman temannya .

Mau tau siapa teman teman nya??? kalau yang udah tau sih ya jangan tanya :D
bagi yang belum tau atau mau tau ....tunggu di cerita selanjutnya :D ... heheheh PISSS BRO !!!
kalau saya ada salah maaf ya karena saya newbie
hehehehe

Karakter Uruha sama Rena itu sama ya , pasti bingung kalau menghadapi orang indonesia XD

TO BE CONTINUED ...  

JKT48

Ini dia JKT48 jika ada yang mau untuk saya buat cerita fic tentang mereka tolong koment ya :D

Cerpen Good Bye My Love


  • Cerita bermula dari seorang siswa yang pendiam tetapi memiliki banyak beban ....sebut saja namanya Reno ...dia selalu menghilangkan bebannya demi sebuah mimpi , mimpi yang tidak akan jadi kenyataan tapi dia tetap berpikir bahwa di dunia ini mimpi adalah penuntun hidup walau pun sakit saat kehilangan mimpi kita ...Dengan gaya yang simpel dan tidak pernah memperdulikan penampilan .     Kehidupan di sekolah dan pengalaman yang di dapat adalah hal yang membawa rasa sakit dan kesendirian dalam hidupnya ... 
  • Saat pertama mulai masuk SMP setelah MOPD .Di sinilah dia melihat seorang kakak kelas yang cantik , baik , dan sopan  .Dialah cewe yang pertama kali membuat Reno ingin mengenal lebih jauh , tapi seperti yang kalian tahu kalau Reno bukanlah anak yang pintar bergaul karena dia pendiam dan selalu menyembunyikan rasa sakit yang di rasa dalam senyuman nya yang dingin . Si cewe ini kita sebut saja Nadia dia memang baik , cantik , sopan , dan pintar .Kesan pertama saat berkenalan adalah di depan kantin sekolah . Perkenalan mereka memang sangat singkat tapi hubungan mereka dekat . 2 Tahun berlalu Reno tidak pernah berani mengatakan atau menyatakan perasaan sesungguh nya yang dia rasa setelah bertemu dan berteman selama 2 tahun .Mungkin rasa takut akan sakit hati yang selalu menyelimuti perasaan nya .

  • Setelah kelulusan Nadia dan kenaikan kelas Reno ke kelas 3 SMP , Reno sebenar nya merasakan ada yang hilang dalam hari hari nya di sekolah .Di sekolah kadang Reno sering menyendiri dan menyempatkan waktu untuk berpikir di samping masjid dekat sekolahnya , "Ini ya yang rasanya kehilangan?" Reno selalu menanyakan itu bila di saat dia sendirian mungkin rasa kehilangan nya tentang si Nadia ini yang membuatnya terus berpikir apakah akan bertemu lagi .Hari hari di sekolah menuju kelulusan nilai nilai Reno semakin turun karena dia sekarang sering melamun .Seorang teman yang dia kenal sejak SD bernama Johanes selalu mencoba menanyakan apa yang sedang Reno pikirkan dan yang sedang di rasakan , tapi reno selalu bercerita yang bahagia agar teman yang peduli padanya tidak khawatir .Hari hari Reno mulai terisi kembali dengan senyuman ketika ada seorang adik kelas yang berusaha mendekati dan memberikan perhatian lebih kepada Reno . 

  • Siswi ini bernama Sally dia cewe yang lembut , baik , dan sopan tapi sebaik apapun manusia pasti ada keburukan yang tersembunyi .Reno berkenalan dengan Sally di kelas karena di paksa oleh teman teman nya Sally .Sally dan Reno yang sebelum nya kaku mulai membiasakan diri dan lama lama Sally suka terhadap Reno .Merekapun akhirnya jadian De tengah semester kelulusan Reno.2 Bulan berlalu setelah jadian Reno mulai merasakan perbedaan dan perubahan sikap Sally akhir akhir ini dan Reno mulai berpikir yang macam macam tentang perubahan sikap Sally ini .Di satu sisi Sally ternyata menyukai seseorang yang lain secara diam diam . Reno tidak pernah tahu bawha Sally ini diam diam menyukai orang lain , sampailah pada saat kelulusan Reno . Reno mungkin kurang puas dengan hasil yang di dapan karena nem yang dia dapat hanya 29,45 ya biar bagaimanapun Reno tetap yakin walaupun dengan nilai segini bukan berarti dia bodoh .Reno memilih untuk meneruskan sekolahnya ke sebuah SMK , walaupun ayahnya tidak setuju tapi Reno bersikeras memohon hingga memeluk kaki ayahnya sambil menangis "ayah, Reno mohon , cuma ini permintaan Reno" begitulah yang Reno katakan sambil menangis , ya walau ayahnya terpaksa tapi ayah mengizinkan Reno untuk sekolah sesuai keinginannya .

  •  Setelah senang dan semangat untuk sekolah tiba tiba Sally meminta untuk mengakhiri hubungan dengan Reno tanpa sebab yang jelas . Reno pun sudah pasti merasa kehilangan dan sedikit sedih . Tibalah saatnya masuk SMK melewati masa MOPD terlebih dahulu . Saat MOPD Reno orang yang pendiam dan tidak peduli dengan keadaan di sekitarnya di saat apel pagi dia berkenalan dengan seorang yang bernama Ari , Ari orang yang baik walaupun stylenya biasa biasa saja . Ari jadi teman pertama Reno di sekolah  . Hari hari akhir MOPD Reno berkenalan dengan seorang cewek yang meminta bantuannya bernama Devanna , cewek tomboy yang berambut pendek dengan style gaul yang berlawanan dengan sikap dan penampilan Reno .Semua berlalu begitu cepat rasanya sehingga saat masuk sekolah dan belajar seperti biasa tidak terasa apa apa .

  • Saat Pulang sekolah tiba tiba ada yang menyapa Reno, "eh Reno masuk sini juga?" tanya gadis itu "iya" Reno menjawab dengan wajah yang lesu dan tdk semangat karena tidak menyadari siapa yang bertanya .Hari yang berjalan , telah banyak berkenalan , di saat menunggu di dpn sekolah Reno melihat seorang cewe yang sepertinya dia kenal "Ehhh dia itu kan" Reno mengingat wajah Nadia , Reno pun menyapa dan menegurnya dan mulai kembali dekat dengan dia , sekarang Reno mulai memberanikan diri menyatakan perasaan dan isi hatinya .Si cewe ini pun merespon dengan baik dan lama kelamaan mereka jadian . 
  • Di hari hari pertama saat pacaran terasa sangat indah dan menyenangkan bagi Reno , Reno mengajari Nadia banyak hal tentang rasa kasih sayang dan peduli sesama , yang terlebih adalah mengajarkan Nadia cara untuk JUJUR .Namun selama ini Nadia tidak pernah jujur .Sudah 2 minggu semenjak mereka berpacaran , Reno sudah 2 kali datang ke rumah Nadia .Seiring berjalan nya waktu Reno mengerti bahwa bayang bayang masa lalu Nadia tidak pernah hilang .Nadia masih memiliki rasa dengan seseorang di masa lalunya hingga sekarang tapi tidak pernah mengakatakan atau membicarakan hal itu dengan Reno .Reno yang heran dan ingin tau ada apa mencoba menannya nannya kan kepada teman teman Nadia saat SMP .Dan YA ternyata memang benar bahwa Nadia masih punya perasaan yang terpendam kepada seseorang .Tentu saja Reno merasa kecewa dan merasa selama ini semuanya sia sia dan tidak berarti , Reno jadi sering melamun lagi dan mulai benci terhadap kehidupan di sekitarnya ."Jika Cinta itu menyakitkan akan aku terima, tetapi jika Cinta itu adalah kebohongan hati ini akan menghilang dalam kegelapan"  Bicara Reno di sebuah gang kecil yang sepi dan gelap di dkt rumahnya dengan rasa ingin berteriak .Reno membuat satu keputusan dan menanyakan kepada Nadia ."Kamu lebih memilih dia atau diriku?" Tanya Reno dengan nada datar"Aku bingung" jawab Nadia"Pilihlah salah satu" Tanya Reno lagi"Aku pilih" Jawab nadia dengan nada pelan"Dia" Jawab Nadia dengan suara samarReno langsung mengucap kata kata perpisahan dan doa dalam hatinya untuk nadia .Tidak lama Reno kembali ke gang yang sepi itu dimana dia sering menangis ."Aku ... Aku ... " Dengan suara yang teresedat sedat sambil menitihkan air mata Reno kembali ke rumah tanpa mempedulikan bahwa dia sedang menangis .Dan menulis sebuah kata kata di atas secarik kertas yang isinya 
  • Maaf… karena selalu mebuat kamu marah
  • Maaf...karena aku menggangu hubunganmu
  • Maaf...karena aku membuat hari mu jenuh
  • Maaf...karena aku hanya hambatan bagimu
  • Maaf...karena membuatmu masuk ke kehidupanku
  • Maaf...karena inilah yang terbaik untukmu walau tidak bagiku
  • Terimakasih...karena membuat hari hariku indah
  • Terimakasih...karena senyumanmu selalu ada dan menyemangatiku
  • Terimakasih...karena kamu selalu menganggap aku berarti
  • Terimakasih...karena membuat aku sadar bahwa kau lebih baik bersamanya
  • Terimakasih...karena kamu memberikan kebahagiaan dalam hidupku
  • Terimakasih...karena sabar menghadapikuKarena mengajarkan ku untuk mendoakan orang yang ku cintai bahagiaKarena menjadi satu satunya orang yang bisa membuatku mengalah

  • Terimakasih Dan Selamat Tinggal  Good Bye My Love

  • Tertulis di atas kertas dengan setetes darah dan air mata . Di kubur di sebuah tempat yang hanya Reno yang tau ...