Blog Cerpen Cerpen Dan Fanfic Story Bisa kirim ide kalian untuk next story yang saya akan buat ke ryuuzakikouyou@gmail.com atau uruha_666_gazerock@yahoo.co.jp Have Fun Reading ^_^
Selasa, 28 Agustus 2012
Salah Paham ... [JKT48 Eps.3]
Judul : Salah Paham (_ _|||)
Ini dia lanjutannya :D banyak pertemuan baru XD
Dan banyak kejadian yang tidak di sangka :D siapa yang akan bertemu dengan siapa :D
lets read it !!!
Pada hari minggu Reita mentraktir Aoi ke sebuah restoran untuk makan sphagetthie karena kalah taruhan begadang :D
Di sana juga ada Stella dan Shania .
Bagaimanakah kejadiannya ? ke TKP !!! :D
Di Restoran Aoi menunggu Reita yang mau mentraktir , tapi Reita belum datang datang juga padahal Aoi sudah lapar dan yang konyolnya lagi Aoi tidak bawa uang sama sekali (?) .
"Yahhhh kemana sihhh nih orang ? koq dari tadi gak dateng dateng ?..." Aoi ngegerutu terus gak bisa diem
"Oihhh maaf lama .... tadi kejebak macet..." tiba tiba Reita datang sambil tertawa tawa
"Macet dari mana??? kan jalan kaki ..." Aoi pasang muka heran
"Itu tadi nolongin nenek nenek nyebrang jalan hhehehe..."
"Udah jangan banyak alesan .... TRAKTIRAN !!!..." teriak Aoi agak kencang sampai seisi restoran menengok ...
"shhhhhtttt !!!!" Reita langsung membungkam mulut Aoi .
Seisi restoran memperhatikan dan kebetulan Stella dan Shania sedang makan di situ
"Ihh tuh orang bersisik banget sih !...." Shania bergumam seperti menyindir
"hehe biarin lah kan suka suka orang yang mau makan ...." Stella menjawab dengan tenang
"Iya juga ya mereka kan di sini bayar juga ...." Shania ikut slow .
"Yasudah ayo lanjutin ajah makannya ...." kata Stella .
"Oke ...." Shania langsung lanjut kembali makan .
Sementara itu .
"yahhh dompet gue ketinggalan..." Reita panik nyariin dompet .
"serius loe???....entar bayar pake apa???..." Aoi juga ikutan panik karena sudah pesan makanan .
"gue juga gak tau ....yahh matilah kita..." Reita langsung pucet .
Pelayan nganterin makanan ke meja Reita dan Aoi .
"yahh ini makanan udah tiba ..." Aoi juga ikut pucat .
"nyuci piring kita kayanya ..." Reita udah pasrah menerima keadaan .
TRIIIINNGG !!! keluar lampu di atas kepala Aoi ky orang dapet ide ckckckck
"Gue tau harus gimana ...." Aoi yang bangga karena dapet ide langsung berdiri .
"Gimana???...." Tanya Reita yang gk yakin dan gak percaya .
"Kita kan musisi kenapa kita gk ngamen ajah jadi musisi jalanan..." Jawab Aoi dengan semangat
"Gubrrakkkkk .... Pake otak dong paling dapetnya cuma berapa...?" Reita duduk lagi di bangku dan kembali berpikir ...
"Ahh gue sih percaya diri ....pasti dapet banyak ..." Aoi dengan semangatnya langsung nyanyi dari meja ke meja dengan modal tepuk tangan (wkwkkwk malu maluin ajah nih)
Akhirnya pelayan di Restoran itu mengusir Aoi karena PENGAMEN DILARANG MASUK !!!
Dari luar restoran Aoi melewek kepada Reita
"weee.... gue bisa keluar ...bayar tuh makanan sendiri....hahah" Aoi langsung ngumpet di toko sebrang Restoran pura pura beli sesuatu .
Reita yang panik dan gak tau harus berbuat apa akhirnya mengikuti saran Aoi .
Dia juga jadi pengamen dengan modal tepuk tangan , kali ini dia ke meja Shania dan Stella .
"Furishikiru ... ame no ne ni ...shizumasou na ..." Reita nyanyi
"Kita pergi aja yukk..." Stella berdiri dan mengangkat tasnya .
"iya baiklah ..." Shania juga mengikuti Stella . Mereka berdua meninggalkan Reita yang lagi ngamen , Reita yang panik lagi karena di tinggal mengentikan nyanyian nya dan mau mengejar Stella dan Shania .
Tetapi , saat dia melangkahkan kaki Reita seperti menginjak sesuatu .
"ehhhh dompet !!!" Reita menemukan sebuah dompet dia melihat isi nya dan ada foto yaitu foto Stella ."ehhhh ini kan punya dia .... heyyy tunggu !!!" Reita teriak manggilin Stella dan Shania .
"Itu pengamen kayanya gila deh ... lari aja yuk ..." Stella mempercepat langkahnya .
"Iyya iyya gila kayanya ..." Shania juga mempercepat langkahnya . Mereka berdua pun langsung ke toko sebrang restoran karena Shania mau beli aksesoris so pasti aksesoris cewek .
Shania masuk ke toko dan Stella menunggu di luar .
Aoi yang ada depan toko seperti pelayan saja karena tampilan Aoi itu fashionist , tiba tiba di tanya oleh Shania .
"ehh mbbakk ...baru ya di sini ???..." tanya Shania seperti orang tidak punya dosa (?loh)
"hahh !!!??? gua bukan cewek kali ...." Aoi spontan jawab dengan cepat .
"ohhh cowok ternyata ...hahah maaf ya maaf...." Shania jadi malu karena salah .
"iya sudah gk apa apa , memang banyak yang bilang begitu..." Aoi buka kartu nehh ...
"ohh iya gelang pesanan saya sudah jadi kan mas???..." Shania masih belum tau kalau Aoi bukan pelayan .
"ehhh gue ini bu..." saat Aoi mau menjawab Shania menyela "ohh iya mana nihhh kalung lucu yang kemarin?.." Shania asal sela saja .
Aoi agak menjauhi Shania sedikit demi sedikit tapi tiba tiba ada seorang pelayan yang kebelet .
"ehhh coyyy gua mau ke kamar kecil , titip dulu ya bentar ..." Pelayan itu langsung lari ke toilet dan meninggalkan Aoi
"Whhatttt !!! apa hari ini gue ketiban cicak ? kenapa sial begini ?" dalam hati Aoi berkata .
"ehhh mass ngapain di situ ?... mana gelang saya?..." Shania kembali bertanya sambil memilih milih kalung .
"iya memang gelang seperti apa?..." Aoi mendekati Shania .
"Gelang yang ada bacaan Shanianya ..." Shania mejawab dengan enteng sambil melihat wajah Aoi
"Neeee....." Aoi yang jarang banget di lihat perempuan , apa lagi cantik ky Shania , dia langsung lari ke toilet
"yahhh koq mlah kabur sihhh ... ahh parah..." Shania yang ngambek langsung keluar toko dan menemua Stella .
"kita pulang saja ...." kata Shania dengan sedikit cemberut .
"ada apa sih ? kenapa cemberut begitu ...." kata Stella yang sdikit heran
"ahhh udahlah gpp" Shania langsung menarik tangan Stella dan menyetop taksi .
"ehhh baiklah..." Stella pasrah dan pulang bersama Shania .
Aoi keluar dari toilet dan di tegur oleh seorang pelayan .
"anda temannya cewek yang tadi ya?... ini pesanan dia" Pelayan itu memberikan gelang yang ada ukiran nama Shania nya .
"ehhh saya ..." Aoi gk bisa berkata apa apa karena pelayan itu sedikit memaksa .
Aoi keluar dari toko sambil memakai gelang dan Reita keluar dari restoran sambil menaruh dompet di sakunya pada saat yang bersamaan .
"WOYYYY !!! GARA GARA LOE !!!" secara bersamaan mereka berteriak hingga orang orang memperhatikan ... Karena pada malu jadi Reita dan Aoi langsung kabur lari larian dan guling gulingan (gajelas) dan bertemu di sebuah taman yang tak jauh dari restoran .
"hosh ...hosh..." Reita megap megap karena kecapean lari .
"hosh...hosh...haduhh" Aoi langsung jatuh duduk ...
"kaki gue pegel ...." Reita ikut duduk ...
"hosh...hosh...hosh...." Aoi ky orang asma ajah nihh ..
"ehhh itu gelang siapa?..." Reita nunjuk gelang yang di pake Aoi .
"hah? ohh ini bukan punya siapa siapa ..." Aoi jawab dengan santai .
"lahhh itu ada namanya S.H.A.N.I.A ... kaya nama cewek ? (emang !!!) cewek loe ya? " tanya Reita polos
"yehhh mana mungkin ...." Aoi memalingkan wajahnya .
"ahhh bohong lu ya?...." Reita makin penasaran .
"ahh udahlah ini gelang tuh mau gua kembaliin sama cewek yang punya nya ..." Aoi berdiri sambil membersihkan celananya .
"yaudah kita ke apartemen ajah ... gue juga punya masalah" Reita berdiri juga membersihkan celananya
Mereka berdua langsung jalan menuju apartemen yang gk terlalu jauh .
Sementara itu di taksi Shania dan Stella .
"yahhh dompetku mana nihhh?..." Stella ngubek ngubek tas tapi gk menemukan dompetnya .
"hahh??? emang tadi kemana?..." tanya Shania .
"aku gak tau sama sekali ... tadi kan cuma di pake pass di restoran ajah ..." jawab Stella sambil mikir .
"wahh jangan jangan pengamen yang tadi itu copet ..." kata Shania sambil megang kepala .
"hahh? yahh udah jauh dong ..." Stella langsung lemes .
"udah gk apa apa biar aku yang bayar taksi nya" kata Shania yang langsung ngambil dompetnya .
"iyya ... tapi kan uang jajanku di situ semua ..." Stella sedikit sedih karena kehilangan dompet .
"hahhh???ya terus gimana?..." tanya Shania yang kasian sm Stella .
"biarin dehh...bukan rezekinya .." jawab Stella seperti orang dewasa (WOW)
"hahah yaudah yaduah ..." Shania menahan tawa .
Shania yang membayar taksi dan mereka kembali ke rumah ...
Di rumah Shania curhat curhatan sama Stella ...
Tepatnya di kamar ...
"aku kesel deh tadi pas di toko aksesoris ..." curhatan Shania ke Stella .
"emang ada apa??? pantesan aja tadi cemberut..." tanya Stella sambil update status di twitter -Dompet ilang-
"itu gelangku yang di pesan gak ada ..." Shania membenamkan wajahnya di bantal .
"ohahaha bukan rezekinya ..." Stella jawab dengan santai .
"perasaan 2 kali deh kamu ngomong begitu ... sekali lagi dapet sikat gigi loh (?) " kata Shania .
"hahha koq sikat gigi? bukannya piring?..." Stella nengok sambil cengar cengir .
"ya biar sikatin mulut kamu biar gk ngomong gitu lagi .." Shania mulai rada ngambek .
"iya maaf maaf kan itu terbawa suasana ...(?gk nyambung)" kata Stella .
"ehhh tapi tadi ada cowok cuco di toko..." Shania langsung ketawa "hahahahahaha" ...
"yehhh girang banget sih ketemu cowok cuco? emang secuco apa sihh?..." tanya Stella .
"secuco anak hamster..." Shania asal jeplak .
"ahaahha asal ajah ..." Stella masih mainin HP .
"akkhh HP melulu nihh ...yang ngomong kan aku bukan HP ..." Shania ngambek lagi .
"hahahaha iya iya maaf ...terus gimana tuh gelang...?" tanya Stella
"hemmm kita ke toko lagi ajah besok ... ya???..." jawab Shania .
"oke ....sekalian kalau ada copet itu bakal aku hajar ..."
"ahh sok berani ... sama kecoa ajah kabur , gmana sama copet ..." Shania ngeledekin Stella .
"yehhh udahlah jangan di bahas aku benci kecoa..." langsung update status lagi -Kecoa _NO-
~o~
Reita dan Aoi yang sampai di apartemen langsung tidur tiduran di ruang tengah...
"hahhhh capek !!!.." Aoi teriak gaje .
wusssss.....beletak !....tiba tiba stik drum mengenai kepala Aoi ."adawww....!!!" teriak Aoi .
"whahahahhahaah..." Reita ketawa ngeliat Aoi yang kepalanya jadi sasaran .
wiiiinngggg.....beletak!.....tiba tiba centong nasi melayang kena kepala Reita ..."aaaaaaaaaaa!!!!..."
"Shhhhhtttt !!!!...." Kai nongol dari dapur dan nunjuk ke sofa ...ternyada ada Uruha dan Ruki yang lg tidur
"ya tapi gak usah pake lempar stik segala..." Aoi meganging kepalanya yang kena stik drum .
"iyya ... benjol nih bisa bisa ..." Reita juga megangin kepalanya .
"dari pada bonyok di pukulin Uru sm Ruki ?..." Kai agak ngancem dengan tatapan sinis .
"ohh iya ya ..." jawab Aoi dan Reita secara bersamaan .
~o~
Hari mulai menjelang malam ...
Para Gazerockers ini sedang berkumpul makan makan di apartemen , tapi Reita malah berdiri di balkon apartemen .
"yahhh ... gimana ya ini dompet???..." Reita melihat lihat dompet yang dia temukan , karena iseng dia membukanya dan manatapi foto cewek (Stella) yang ada di situ .
"Dorrrrrr....!!!" Aoi ngagetin dari belakang .
"Weeee!!! Setan !!!.." Reita langsung reflek menendang Aoi . Tapi untung Aoi bisa menghindar .
"hampir ajah gue di tendang manusia setengah tapir ..." Kata Aoi asal . Tapi Reita gk marah dan hanya diam
"hmm gimana ya?...." Reita merhatiin fotonya lagi . (awas mimisan ngeliatin foto Stella ckckck)
"wihhh foto cewek ... pacar loe ya?..." Aoi berdiri di samping Reita .
"ihhh bukan .... loe kali yang punya pacar ... tuh gelang lu ada namanya ..." Reita nunjuk nunjuk gelang Aoi .
"ahhh ini juga bukan gelang gue dogol..." jawab Aoi dengan santai .
"lahh terus ???...." tanya Reita .
"niiihhh gue ceritain ...." Aoi langsung cerita kejadian di toko aksesoris .
~?~
Sementara itu Shania dan Stella .
"kak ... besok jadi ke tempat itu lagi kan???..." Tanya Shania yang lagi nonton tv .
"iyya jadi ..." jawab Stella yang lagi tidur tiduran di kasur .
"yaudah aku juga sekalian mau ngambil gelang , siapa tau udah ada..." kata Shania .
"oke ...yuk tidur , udah jam 9 nihh nanti kan kita ke sana pagi pagi " kata Stella sambil ngerapihin bantal .
"oke oke ..." Shania langsung matiin tv dan lompat ke kasur ...
"Oyasumi ...." kata Stella dan langsung tidur .
"Oyasumi nee chan ..." Shania juga .
~o~
Aoi selesai menceritakan masalahnya dan Reita juga ikut cerita lumayan lama .
Mereka mulai mengerti masalah masing masing .
"jadi begitu ..." kata Aoi .
"ya gue juga nihh sama kan?..." kata Reita .
"ahh beda , lo mah susah , sial lo dapet masalah gitu ..." Aoi dengan sadisnya asal jeplak .
"parah lu ... temen lagi susah bukannya bantu ..." Reita lemes mikirin dompet yang dia pegang .
Tiba tiba ada suara orang mengunci pintu jendela balkon . cletek ..
Orang nya adalah Kai , Reita dan Aoi yang ngedenger langsung reflek berbalik dan menggedor gedor pintu .
"buka woyy buka !!!" teriak Reita dari balkon .
"buka oyy buka !!! parah lo !!!" teriak juga Aoi . tapi Kai dari sisi yang lain malah menggelengkan kepala sambil joget joget .
"ahhkk ini anak parah nihhh ..." Reita kesel dan makin kenceng gedor gedor pintunya . Kai langsung nunjukin jam tangannya dri sisi lain yang menunjukan pukul 22.00
"wehhhh !!! selama itu kah cerita kita?..." Aoi gak percaya karena gk terasa lama . Kai dari dalam dengan bahasa tubuh menyuruh Reita dan Aoi sujut sujut 3x
"Apa !!!??? Sujut ???..." teriak Reita dari luar . Kai hanya menganggukan kepala .
"wehhh ini penindasan ...! " Aoi ngomong dengan agak kencang . Kai langsung menatap sinis Aoi
"yahh mau bagai mana lagi ?..." Reita mulai berlutut .
"yaa iya dehh ..." Aoi juga . Kai di dalam menahan tawa .
"maaf ..." Aoi dan Reita melakukan sujut yang pertama . Kai masih berdiri di tempat .
"maaf ..." mereka melakukan sujut yang ke 2 . Kai mulai senyam senyum .
"maaf ..." mereka melakukan sujut yang ke 3 tapi sebelum kepala mereka menyentuh lantai Kai membuka kunci dan langsung lari ke kamarnya , dia juga mengunci kamarnya dari dalam .
"wehhhh..." saat Aoi dan Reita bangun Kai sudah ngilang (?)
"heh hilang orangnya ???..." kata Aoi .
"kabur dia ... ayo kejar ..." Kata Reita yang langsung lari ke dalam .
"oke ..." Aoi juga mengikuti . Mereka menggedor gedor kamar Kai .
"hoooyy buka ... ehh anak orang sarap ! buka !..." kata Reita sambil gedor gedor pintu . Aoi gak mau ambil resiko karena dia tau Ruki juga tidur di kamar yang sama dgn Kai . Tiba tiba Ruki membuka pintu .
"berani ganggu tidur gua???..." Ruki dengan tampang yang sangat ngantuk ngomelin Reita . Reita langsung keringetan .
"ehh,,, engga koq engga ..." Reita langsung kabur ke kamar Aoi . (mereka 1 kamar)
~o~
Shania dan Stella bangun jam 7 pagi dan siap siap sampai jam 8 (sedang liburan sekolah)
mereka langsung berangkat ke tempat kemarin . Tapi karena mereka pintar jadu mereka berputar putar untuk melihat keadaan sekaligus mencari pengamen yang kemarin .
"mana ya orang yang kemarin..." tanya Stella sambil jalan di sekitar restoran .
"kak aku ke toko aksesoris ya?..." Shania langsung lari ke toko aksesoris .
"ehh... ehh tunggu ..." Stella takut kalau sendirian ketemu copet . Tapi Shania tetep lari dan masuk ke toko aksesoris .
Aoi dan Reita datang dari arah yang berbeda , Aoi masuk ke toko aksesoris dan Reita berdiri di depan restoran .
Stella yang melihat Reita , mikir mikir.
"copet .. copet ..copet !!!" Stella neriakin copet ke arah Reita sambil nunjuk nunjuk Reita .
"mana mana mana? itu? hajar !" kata warga sekitar .
"waduh gue di bilang copet ..." Reita yang panik mau lari tapi di kepung dan di keroyok warga .
Sementara itu di dalam toko aksesoris .
"nahh itu dia orangnya mbak ..." pelayan di toko menunjuk Aoi yang baru datang .
"makasihh .... ehh loe mana gelang gue?..." tanya Shania ke Aoi yang baru dateng .
"ohh iya nih gelang lu ...maaf ya kemarin gue gak tau apa apa soalnya gue bukan petugas di sini ..." kata Aoi .
"iya gk apa apa yang penting gelangnya ada ..." kata Shania sambil menadah tangan meminta gelang .
"iya nih gelangnya ..." Aoi melepas gelang dan memberikannya kepada Shania .
"makasih ..." kata Shania .
"COPET COPET COPET ...brak !...bruk..brak..bruk !..." dari luar terdengar ramai suara orang .
"ehh ada apa tuh ???...." tanya Shania .
"ayo kita liat ..." Aoi langsung merhatiin keadaan di luar dari balik pintu toko , Shania juga .
"ehh itu ada kak Stella ..." kata Shania sambil nunjuk nunjuk .
"ayo samperin ajah , gue juga mau tau ada apaan ..." Aoi tanpa sadar megang tangan Shania dan jalan bersama keluar .
"kak!!!... ada apa nihh?" tanya Shania yang dateng sama Aoi .
"itu copetnya kena ..." kata Stella sambil ngliatin kerumunan orang yang lagi gebukin copet .
Aoi langsung reflek mencegah kerumunan tambah ramai .
"udah udah !!! udah !!!" Aoi teriak teriak menerobos kerumunan dan ternyata Reita udah babak belur .
"wehhh Reita !!!!..." Aoi kaget ngeliat temennya bonyok .
"udah udah !!!...." Stella juga ikut ikutan ...Shania juga .
"woooo payah payah !!!..." kerumunan langsung bubar .
"loe gak apa apa ?..." Aoi nolongin Reita yang hampir pingsan .
"gue ....aaa.a..." Reita pingsan .
"hah ... kasian juga copetnya ..." kata Stella .
"hah!!!?? ini temen gue , bukan copet , dia emang nemuin dompet lo ! dan mau di balikin ..." kata Aoi sambil ngangkat Reita .
"apa ??? yahh maaf maaf gua gak tau ..." kata Stella yang mulai agak panik .
"yaudah cepet bawa ke RS ayo ayo ..." kata Shania yang ikut panik .
"gak usah... mau gue bawa ke apartemen ..." kata Aoi .
"TAKSI !!!...." Shania langsung nyetop taksi .
Reita langsung di masukin ke taksi Aoi dan Stella di belakang Shania di depan . (Reita dimana?di dudukin?ckckc) .
Mereka sampai di apartemen , Reita di gotong Aoi . Reita di tidurin di sofa ruang tengah . Aoi langsung ngambil kotak P3K , Shania dan Stella juga ikut bantuin .
"udah udah biar gua ajah ..." kata Stella .
"beneran ???..." tanya Aoi .
"iyya ini kan salah gue ..." jawab Stella yang mulai mengelap keringat Reita dengan tisu .
"oke deh gue percayain sama lu ..." kata Aoi yang berdiri dan jalan ke dapur . Shania ngikutin Aoi ke dapur .
"ngapain lu ?..." tanya Aoi .
"mau bikin minum ...boleh kan ? buat temen lu juga koq..." kata Shania dengan lembut .
"hemm ayo bikin ..." Aoi ngasih gelasnya ke Shania .
"duhhhh kasian banget nih orang , gara gara salah paham nihhh .." Stella mulai membersihkan luka dan memperban kepala Reita yang memar .
"minum kakk...." Shania datang bawa 4 minuman . yang 1 air putih hangat 3 lagi es jeruk . (loh ada ajah tuh es)
"makasih dek..." Stella ngambil 2 gelas dan di taruh di meja . Shania malah balik lagi dan membawa 2 minuman .
"ehhh udah tuhhh ..." kata Shania ke Aoi yang lagi duduk di balkon .
"yaudah kalau udah ..." Aoi melihat ke arah luar . Shania tiba tiba duduk di samping Aoi .
"nihhh mau gak ?..." Shania menaruh 1 gelas di depan Aoi .
"makasih ya ..." muka Aoi mulai merah .
"lohhh kenapa muka loe jadi merah begitu ?..." tanya shania .
"ahhh gak apa apa?... cuma karena udara panas mungkin..." speak speak Aoi .
"ahahah lucu ya loe ...." Shania ketawa tawa sambil minum dan keselek ... "uhuk uhuk ..."
"ehh loe gak apa apa?..." Aoi nepuk nepuk punggung Shania .
"emmmm gak apa apa ..." Shania yang berhenti batuk sambil ngeliatin wajah Aoi juga mukanya jd merah .
"ehhhh...maaf maaf ..." Aoi menyingkirkan tangannya .
Shania mengambil kertas bon belanjaan di kantongnya dan pulpen dari tasnya ,
Shania menuliskan no HP nya dan no Stella di kertas itu dan di berikan ke pada Aoi .
"ehhhh ini buat apa ...?" tanya Aoi .
"kalau itu temen loe kenapa kenapa sms ajh ke gue atau Stella , ini kan gara gara kita .." kata Shania
"haduh... jadi ngerepotin nihh...maaf ya maaf..." kata Aoi yang mukanya merah lagi .
"hahaha gk apa apa koq gk apa apa ..." Shania ketawa ketawa lagi ..."hah hahah "
Reita mulai sadar dari pingsannya .
"ngghhhh...." Reita membuka matanya .
"akhirnya sadar ...." kata Stella yang langsung seneng .
"ehhh loe siapa ?..." tanya Reita .
"gue Stella , yang punya dompet .
"hah !!!???..." Reita langsung duduk . dan merogoh saku celananya mengambil dompet .
"ehhh jangan bangun dulu ..." kata Stella yang megangin badan Reita .
"ini punya lu ... gua gk apa apa koq ..." kata Reita sambil memberi Stella dompet .
"emm maaf ya gue salah paham sama lu sampai lu jadi babak belur begini ..." Stella menundukan kepalanya .
"udah ...gk apa apa , gue udah ngerti koq ..." kata Reita .
"boleh gue tau nama lu?..." tanya Stella sambil menatap wajah Reita .
"heh ....Re...Re...ita , kalau di ijazah Suzuki Akira , kalau di KTP juga , SIM juga ." Reita langsung salah tingkah .
"hehhe lucu ya ...gue panggil Reita ajah ..." Stella mulai senyum .
"heeehhh...." Reita pingsan lagi . (gubrak!!!! parah banget malah pingsan -,-)
"ehhh malah pingsan ....duhhh Shania mana sih ?" kata Stella sambil tengok kanan kiri . Stella nyari kedapur dan ngeliat Shania lagi ber2an sama Aoi dan bercanda canda .
""iyya abis loe kaya cewek waktu di toko ..." kata Shania ke Aoi .
"yehh gue tuh cowok maco nihh ky gini ..." kata Aoi bercanda ke Shania .
"hehh !!! Shania ayo pulang , udah mulai sore ... oh iya temen lu tadi udah sadar eh malah pingsan lagi ..." kata Stella .
"iyya nanti gue yang urus ..." kata Aoi .
"heheh gue pulang ya Aoi ...makasih ..." Shania berdiri dan menghampiri Stella .
mereka ber2 berpamitan dan meminta maaf pada Aoi .
Reita masih dalam kondisi pingsan .
"haduh haduh.... ngerepotin ajah " kata Aoi .
Aoi merapihkan apartemennya dan merawat Reita .
TO BE CONTINUE
Next Story ....
Judul : Fall In Love
gimana ya ceritanya ? baca ya di cerita selanjutnya :D
bubey ....hahahaha
Reita : WOYYYY PENULIS !!!!
me: ape???
Reita: gue kenapa di bikin bonyok !!!???....!!!
me: seterah gue dong kan cerita gue ,,, masalah buat lo?...
Reita: sialan gue di kerjain -_-
me: ckckckck FF (Faktor Face) Faktor muka wkwkwkw.
(tenang ya ini cuma bercanda wkwkwk....)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
.jpg)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar